JAKARTA, METRODAILY – Aktris Shireen Sungkar mengungkapkan kisah emosional saat mengetahui putri bungsunya, Cut Shafiyyah, didiagnosis mengalami autisme.
Pengakuan tersebut disampaikan Shireen dalam tayangan di kanal YouTube The Sungkars Family. Ia mengaku telah lama melihat adanya perbedaan pada perkembangan sang putri.
Namun, setiap kali berkonsultasi dengan dokter, Cut Shafiyyah selalu dinyatakan tidak mengalami autisme.
Diagnosis autisme baru dipastikan ketika putrinya menginjak usia tiga tahun.
Baca Juga: Gugatan Lahan Ramba Joring Rp33,5 Miliar terhadap PTAR Kandas di Dua Tingkat Pengadilan
"Umur tiga tahun baru ada diagnosis (autisme) itu. Waktu itu kayak bingung mencernanya, autis itu apa, harus ngapain, terapinya seperti apa?" ujar Shireen.
Mendengar diagnosis tersebut, istri Teuku Wisnu itu mengaku mengalami masa-masa yang sangat berat. Ia bahkan terus mempertanyakan penyebab kondisi putrinya dan menyalahkan dirinya sendiri.
"Aku nyalahin diriku banyak banget, 'Apa aku salah makan pas hamil, apa aku stres pas hamil? Apa aku salah ngedidiknya?' Aku nyalahin akunya banyak banget," tuturnya.
Shireen mengatakan fase menerima kenyataan menjadi tantangan terbesar yang pernah ia hadapi sebagai seorang ibu. Ia mengaku sempat membandingkan perkembangan putrinya dengan anak-anak lain.
Baca Juga: Wesly Silalahi Ajak Semua Elemen Berkolaborasi Wujudkan Siantar Kota Tangguh
"Fase awal berat, berat banget pada saat itu, karena untuk mengiyakan dan menerima takdir itu nggak gampang," katanya.
Perlahan, Shireen mulai bisa menerima kondisi tersebut setelah mendapat nasihat dari seorang ustaz.
Menurutnya, sang ustaz mengingatkan bahwa setiap anak adalah titipan dan ketetapan Tuhan yang harus diterima dengan ikhlas.
"Kamu itu dikasih surga di depan mata, kenapa kamu harus pusing sama masa depan anak. Sebagai ibu cuma bisa berjuang supaya anaknya tumbuh. Di luar itu, masa depannya seperti apa, kita nggak usah pusing dan overthinking, itu udah kotaknya Allah," kenang Shireen menirukan pesan yang diterimanya.
Baca Juga: Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto Terima Nugraha Sakanti dari Presiden
Nasihat tersebut membuat Shireen mengubah cara pandangnya. Ia mengaku selama ini lebih banyak marah pada keadaan dibanding meyakini bahwa setiap takdir yang diberikan Tuhan memiliki hikmah.
Shireen juga bersyukur karena selama melewati masa sulit tersebut selalu mendapat dukungan penuh dari sang suami dan keluarga besarnya.
"Aku lebih fokus marah sama kondisi daripada fokus berpikir Allah itu baik, Allah itu nggak pernah salah dalam membuat takdir," pungkasnya. (net)
Editor : Editor Satu