JAKARTA, METRODAILY – Aktris sekaligus aktivis pendidikan Cinta Laura menyoroti sikap sebagian lulusan kampus luar negeri (LN) yang dinilai merasa lebih unggul dibandingkan mereka yang menempuh pendidikan di dalam negeri.
Cinta, yang merupakan lulusan Columbia University, menegaskan bahwa pendidikan di luar negeri tidak otomatis membuat seseorang lebih pintar atau lebih baik dari orang lain.
“Oke memang sekolah di luar negeri banyak hal positifnya. Tapi itu tidak membuat kita menjadi lebih pintar atau lebih baik daripada orang-orang yang tidak memiliki kesempatan sama,” ujarnya dalam sebuah wawancara di kanal milik Kemal Palevi.
Baca Juga: Mahalini ‘Hadirkan’ Almarhum Ibu & Ibu Mertua di Konser Koma, Sule Ikut Berkaca-kaca
Menurut Cinta, ilmu yang diperoleh di luar negeri seharusnya membuat seseorang lebih terbuka, bukan justru merasa paling benar dan merendahkan perspektif lain.
“Knowledge yang kita dapatkan di luar negeri tidak seharusnya membuat kita berpikir, ‘Oh yang kita tahu itu yang benar, yang kalian tahu itu salah’,” tegasnya.
Ia bahkan mengingatkan agar lulusan kampus LN tidak memiliki apa yang ia sebut sebagai “colonizer mindset” atau pola pikir penjajah—merasa lebih superior dan lebih elit dibandingkan yang lain.
Baca Juga: Tya Ariestya Alami Luka Robek di Wajah, Dapat 8 Jahitan di IGD
“Kita jangan sampai memiliki colonizer mindset, di mana kita berpikir kita lebih superior, kita lebih elit. Enggak,” katanya.
Justru Belajar Lebih Membumi
Alih-alih merasa unggul, Cinta mengaku pengalaman kuliah di Amerika Serikat justru membuatnya lebih rendah hati dan membumi setelah kembali ke Indonesia pada 2019.
“Dengan kembali ke Indonesia, aku belajar untuk merendahkan diri dan juga lebih grounded dan humble,” ujarnya.
Baca Juga: El Rumi–Syifa Hadju Segera Menikah, Siap Gelar Resepsi Mewah Undang 2.000 Tamu
Ia menilai pendidikan di luar negeri memberinya sudut pandang yang lebih luas untuk menghargai perbedaan pengalaman hidup dan cara berpikir.
“Banyak sekali yang aku bisa pelajari dari orang-orang yang memiliki pengalaman dan cara pandang hidup yang berbeda dari aku. How can we combine what I know and what you know to make this country a better place,” ucapnya.
Lulus Cumlaude dengan IPK 3,9
Cinta Laura menyelesaikan studi di Columbia University—salah satu dari delapan kampus Ivy League—dengan predikat cumlaude.
Baca Juga: Lupakan Kekalahan, Inter Milan Siap Tampil Agresif Habis-habisan
Ia meraih gelar ganda di bidang Psikologi dan Sastra Jerman hanya dalam waktu tiga tahun dengan IPK 3,9.
Perempuan berdarah Jerman tersebut juga mengungkapkan bahwa selama menempuh pendidikan di luar negeri, ia memilih tidak mendaftar beasiswa.
Menurutnya, kesempatan tersebut lebih baik diberikan kepada mereka yang lebih membutuhkan secara finansial.
Pernyataan Cinta pun menuai perhatian publik karena dinilai menyentil fenomena sebagian lulusan kampus luar negeri yang kerap dianggap memiliki sikap eksklusif. (kdc)