METRODAILY - Ratu Meta mengejutkan publik dengan pengakuannya sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Melalui sebuah video, ia menunjukkan luka di wajahnya yang mengeluarkan darah, diduga akibat tindakan kasar dari suaminya.
Dalam video tersebut, Ratu Meta terlihat bersitegang dengan pria yang diduga suaminya, meski wajahnya tidak diperlihatkan.
Sementara itu, luka serius di pipinya menjadi bukti nyata penderitaan yang ia alami. Dengan penuh kekecewaan, ia mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban KDRT tanpa alasan yang jelas.
"Bagaimana menurut kalian jika seorang istri mengalami KDRT dari suaminya tanpa alasan yang jelas?" tulisnya dalam unggahan yang dibagikan Rabu (19/3).
Namun, luka di wajahnya hanyalah bagian kecil dari penderitaan yang ia alami.
Ratu Meta mengungkapkan bahwa dirinya mengalami kekerasan lebih brutal, hingga hampir kehilangan nyawa.
"Saya dicekik sampai kehabisan napas, dipukul dengan perkakas mobil, perut saya diinjak-injak hingga dipelintir sekuat tenaga. Apa Anda sadar bahwa saya hampir mati saat itu?" ungkapnya dengan penuh emosi.
Kejadian ini meninggalkan trauma mendalam bagi Ratu Meta. Ia bahkan masih mendengar suara asisten rumah tangganya yang berteriak meminta pertolongan saat insiden itu terjadi.
"Belakangan ini trauma saya semakin menjadi-jadi, sampai terdengar jelas di kepala saya suara ART yang berteriak minta tolong," lanjutnya.
Selama ini, Ratu Meta memilih untuk diam dan bersabar, berharap ada perubahan. Namun, kesabarannya akhirnya habis.
"Saya sudah cukup sabar, tetapi kejadian ini membuka mata hati saya. Bukannya berubah, kamu justru semakin menantang saya, bahkan sampai lupa dengan tanggungan yang menggunakan jaminan milik saya," tegasnya.
Pengakuan ini sontak menarik perhatian publik. Banyak pihak yang menyampaikan dukungan kepada Ratu Meta dan berharap ia segera mendapatkan keadilan. (Oz)
Editor : Editor Satu