MANCHESTER, METRODAILY – Enzo Maresca resmi kembali ke Manchester City. Ditunjuk sebagai manajer permanen menggantikan Pep Guardiola, pelatih asal Italia itu berjanji tidak akan meninggalkan Etihad Stadium lagi.
Manchester City mengumumkan penunjukan Maresca sebagai manajer baru dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Pria berusia 46 tahun itu dipercaya memimpin era baru The Citizens setelah berakhirnya kepemimpinan Guardiola.
Bagi Maresca, ini bukan kali pertama berada di Etihad. Justru, ini merupakan kepulangan ketiganya ke Manchester City setelah sebelumnya dua kali datang dan pergi.
Baca Juga: Lolos Dramatis ke 16 Besar, Permainan Brasil Disebut Belum Meyakinkan
Periode pertama terjadi pada 2021 ketika Maresca meninggalkan jabatan pelatih tim muda Manchester City setelah sembilan bulan bekerja untuk menerima tawaran melatih Parma di Italia.
Setahun kemudian, ia kembali ke Manchester City sebagai asisten Pep Guardiola. Bersama Guardiola, Maresca ikut membawa The Citizens meraih treble winner pada musim 2022/2023.
Namun, kebersamaan itu hanya berlangsung semusim. Maresca kemudian menerima tawaran Leicester City untuk menjadi pelatih kepala di Championship. Keputusan tersebut berbuah manis setelah ia sukses membawa The Foxes menjuarai Championship sekaligus promosi ke Liga Inggris.
Baca Juga: Kajati Sumut Sidak Kejari Belawan, Ingatkan Jujur dan Berintegritas Meski Tak Diawasi
Kariernya terus menanjak saat Chelsea merekrutnya pada 2024. Bersama The Blues, Maresca bertahan selama satu setengah musim dan mempersembahkan gelar UEFA Conference League serta Piala Dunia Antarklub 2025.
Kini, setelah resmi kembali ke Manchester City sebagai manajer utama, Maresca berharap kepulangannya kali ini menjadi yang terakhir.
"Ini adalah kali ketiga. Semoga ini kali terakhir saya kembali dan saya tidak akan pergi lagi. Saya sangat bersemangat karena banyak alasan. Yang pertama adalah betapa besarnya klub ini, jadi ini tentu saja menjadi salah satu alasannya," ujar Maresca, dikutip dari situs resmi Manchester City.
Baca Juga: Sinode GKPA Akan Menentukan Arah Pelayanan 5 Tahun Ke Depan
Maresca juga mengungkapkan bahwa kesempatan menangani Manchester City merupakan peluang yang sulit ditolak. Bahkan, ia memilih mengundurkan diri dari Chelsea demi menerima tawaran tersebut.
Keputusan itu sekaligus menandai berakhirnya kiprahnya di Stamford Bridge setelah membawa Chelsea meraih dua trofi. Kini, tantangan terbesar menanti Maresca untuk mempertahankan dominasi Manchester City di kompetisi domestik maupun Eropa. (dtc)
Editor : Editor Satu