METRODAILY - Mantan gelandang Chelsea, John Obi Mikel, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan klub memecat Enzo Maresca.
Ia menilai langkah tersebut justru membuat The Blues mengalami kemunduran di bawah manajer baru, Liam Rosenior.
Maresca meninggalkan London Barat lebih cepat setelah dilaporkan berselisih dengan jajaran direksi.
Dalam sekitar satu setengah musim kepemimpinannya, pelatih asal Italia itu membawa Chelsea kembali bersaing di papan atas Liga Inggris.
Baca Juga: Eks Wasit Piala Dunia Serang Vinicius: “Provokator yang Berlindung di Balik Isu Rasisme!”
Tak hanya itu, ia juga mempersembahkan trofi UEFA Europa Conference League dan FIFA Club World Cup, sekaligus membangun kembali identitas permainan tim.
Sebagai pengganti, Rosenior sempat diragukan karena minim pengalaman di level elite. Namun secara statistik, awal kepemimpinannya terbilang solid: delapan kemenangan dari 12 laga, dengan dua kekalahan.
Meski begitu, dua hasil imbang beruntun melawan Leeds United dan Burnley memicu kritik. Chelsea kini berada di posisi kelima klasemen, terpaut tiga poin dari Manchester United di peringkat keempat—batas zona Liga Champions.
Baca Juga: Ditekan Transfer Rp84 Juta Euro, Sesko Justru Makin Tajam
Obi Mikel: Mundur Lima Langkah
Dalam siniar pribadinya, Obi Mikel menyebut keputusan memecat Maresca sebagai kekeliruan besar.
“Kami tadinya punya Enzo Maresca. Memecat dia adalah keputusan yang sangat keliru. Itu konyol,” ujar eks kapten timnas Nigeria tersebut.
Ia menilai Chelsea sebenarnya sudah mengalami progres signifikan.
“Kami memenangkan Piala Dunia Antarklub, memenangkan Conference League. Kami sudah mulai punya identitas permainan. Kami maju selangkah, dan sekarang mundur lima langkah,” tegasnya.
Baca Juga: Wajib Menang 4-0! Misi Nyaris Mustahil Juventus vs Galatasaray
Meski mengakui Rosenior meraih sejumlah kemenangan, Mikel merasa ada elemen penting yang hilang dari permainan Chelsea saat ini.
“Ada sesuatu yang benar-benar hilang. Ada sesuatu yang tidak beres,” tambahnya.
Ujian Berat di Depan Mata
Chelsea kini menghadapi dua laga krusial yang bisa menentukan arah musim. Rosenior harus membawa timnya kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi pemuncak klasemen Arsenal serta tim peringkat ketiga, Aston Villa.
Baca Juga: Dinonaktifkan FPTI, Hendra Basir Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual: “Saya Kecewa
Dua pertandingan tersebut berpotensi menjadi tolok ukur apakah Chelsea benar-benar mengalami kemunduran, atau justru mampu membungkam kritik dan menjaga asa finis di zona Liga Champions. (dtc)
Editor : Editor Satu