Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Drama Ronaldo di Al Nassr Memanas, Sinyal Cabut Seperti dari MU?

Editor Satu • Rabu, 4 Februari 2026 | 14:10 WIB
Cristiano Ronaldo disebut kecewa dengan kebijakan transfer Al Nassr, memicu spekulasi konflik seperti saat ia meninggalkan Manchester United.
Cristiano Ronaldo disebut kecewa dengan kebijakan transfer Al Nassr, memicu spekulasi konflik seperti saat ia meninggalkan Manchester United.

JAKARTA, METRODAILY – Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat sorotan. Setelah pernah “cabut” dari Manchester United karena konflik internal, situasi serupa kini berpotensi terulang di Al Nassr. CR7 dikabarkan tak puas dengan kebijakan klub di bursa transfer musim dingin Januari 2026.

Sumber-sumber menyebutkan Ronaldo kecewa karena Al Nassr dinilai pasif dalam perburuan pemain anyar. Di saat bersamaan, rival utama mereka, Al Hilal, justru agresif memperkuat skuad, termasuk mendatangkan Karim Benzema dari Al Ittihad.

Ketimpangan tersebut membuat Ronaldo merasa diperlakukan tidak adil oleh Public Investment Fund (PIF), lembaga dana kedaulatan Arab Saudi yang menjadi pemegang saham mayoritas empat klub besar: Al Ittihad, Al Ahli, Al Hilal, dan Al Nassr.

Baca Juga: Arsenal ke Final Carabao Cup Setelah 6 Tahun, Arteta: Nikmat Banget!

Ronaldo menilai PIF tidak menggelontorkan dana signifikan untuk memperkuat Al Nassr. Kekecewaan itu berujung pada sikap mogok bermain. CR7 tidak masuk dalam skuad saat Al Nassr menghadapi Al Riyadh, Senin (2/2/2026), dan tak lama berselang ia memilih pulang ke Portugal.

Situasi ini mengingatkan pada episode kelam Ronaldo bersama Manchester United pada 2023. Saat itu, ia tersisih dari skuad utama di bawah pelatih Erik ten Hag dan secara terbuka mengkritik manajemen klub. Ronaldo merasa MU lebih mementingkan aspek komersial ketimbang prestasi di lapangan.

Konflik tersebut berujung pada pemutusan kontrak, sebelum Ronaldo akhirnya berlabuh ke Al Nassr pada awal 2023.

Baca Juga: Diduga Terkait Laporan Warga, Dua Kajari di Sumut Diperiksa Kejagung

Chief football news BBC, Simon Stone, menilai pola yang sama berpotensi kembali terjadi di Arab Saudi.

“Saat di Manchester United, Ronaldo sudah bulat dengan keputusannya dan tak peduli konsekuensinya. Ia pergi sambil melontarkan kritik keras, mulai dari fasilitas klub, orientasi pemasaran, hingga pelatih,” ujar Stone.

“Sekarang situasinya berbeda. Usianya lebih tua dan gajinya sangat besar. Menarik melihat bagaimana Ronaldo menyikapi kondisi ini, apalagi sejauh ini ia belum memberikan pernyataan resmi,” tambahnya.

Meski drama tengah memanas, kontrak Cristiano Ronaldo bersama Al Nassr sejatinya masih berlaku hingga musim panas 2027(dtc)

Editor : Editor Satu
#Al Nassr #cristiano ronaldo #manchester united