LONDON, METRODAILY – Chelsea tengah diterpa periode buruk usai hanya meraih satu kemenangan sepanjang September 2025. Manajer Enzo Maresca pun mulai mendapat sorotan tajam, meski dirinya menolak panik dengan situasi yang ada.
The Blues baru saja dipermalukan Brighton & Hove Albion 1-3 di Premier League akhir pekan lalu. Itu menjadi kekalahan ketiga Chelsea dalam empat laga terakhir.
Sebelumnya, Enzo Fernandez dkk juga tumbang dari Manchester United dan Bayern Munich di Liga Champions.
Baca Juga: Posisi Ruben Amorim Masih Aman, MU Tetap Percaya Jelang Hadapi Sunderland
Satu-satunya kemenangan terjadi ketika Chelsea menekuk Lincoln City 2-1 di ronde ketiga Carabao Cup. Namun, hasil itu dianggap kurang berarti lantaran lawan hanya berasal dari divisi tiga.
Kondisi tersebut membuat Maresca berada di bawah tekanan besar, apalagi pekan ini Chelsea bakal menghadapi lawan berat, yakni Benfica di Liga Champions dan Liverpool di Premier League.
Meski demikian, Maresca tetap tenang. “Saya rasa tak ada alasan untuk bersikap negatif. Klub menunjukkan statistik bahwa dalam enam bulan terakhir kami kalah lima kali, empat di antaranya saat mendapat kartu merah,” kata Maresca dikutip The Athletic.
Baca Juga: Real Madrid Dipermalukan Atletico 2-5, Valverde: Itu Pukulan Telak
“Pertandingan satu-satunya yang kami kalah dalam kondisi 11 vs 11 adalah saat melawan Bayern Munich. Jadi saya tegaskan, tak ada alasan untuk panik. Sepak bola memang dunia yang gila,” ujarnya.
Maresca juga mengakui dirinya belajar banyak dari kekalahan, terutama saat harus bermain dengan 10 orang. “Bagi saya, itu proses pembelajaran karena bagi manajer mana pun, bermain dengan 10 pemain bukan hal yang normal,” tambahnya.
Chelsea kini dituntut segera bangkit agar tak makin tercecer dari persaingan papan atas Premier League maupun Liga Champions. (dtc)
Editor : Editor Satu