METRODAILY - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Australia pekan depan.
Dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak ketiga, Garuda harus mewaspadai empat pemain kunci yang berpotensi menjadi ancaman utama.
Pertandingan antara Australia vs Indonesia akan berlangsung di Sydney Football Stadium pada Kamis (20/3/2025) dengan kickoff pukul 16.10 WIB.
Skuad Socceroos telah mengumumkan daftar 26 pemain yang dipanggil, meskipun beberapa nama pilar seperti Harry Souttar dan Alessandro Circati absen dari skuad.
Berdasarkan statistik dari situs resmi AFC, berikut empat pemain Australia yang perlu diantisipasi oleh Timnas Indonesia:
1. Duet Pengatur Serangan: Cameron Burgess dan Jackson Irvine
Dua pemain ini memiliki peran penting dalam distribusi bola bagi Australia. Burgess, yang berposisi sebagai bek, telah mencatatkan 544 operan sejauh ini, menjadikannya salah satu pemain dengan passing terbanyak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sementara itu, Irvine yang beroperasi di lini tengah bahkan lebih aktif dengan total 620 umpan, membuktikan perannya sebagai pengatur ritme permainan Australia.
2. Kreator Peluang: Craig Goodwin
Craig Goodwin menjadi otak serangan bagi Australia. Winger berpengalaman ini telah menciptakan 21 peluang sepanjang kualifikasi, menjadikannya pemain yang sangat berbahaya dalam membangun serangan. Meskipun masih berada di bawah Akram Afif dari Qatar yang telah mencatatkan 48 peluang, kontribusi Goodwin tetap krusial dalam skema permainan Socceroos.
3. Mesin Gol: Kusini Yengi
Di lini depan, Kusini Yengi menjadi ancaman utama bagi pertahanan Indonesia. Striker Australia ini telah mencetak enam gol di sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan empat di antaranya dicetak pada babak ketiga. Ketajaman Yengi harus menjadi perhatian serius bagi barisan belakang Garuda jika ingin menjaga peluang meraih hasil positif di laga nanti.
Baca Juga: Banjir Bandang Kembali Melanda Kota Wisata Parapat
Dengan komposisi pemain seperti ini, Australia dipastikan akan menjadi lawan tangguh bagi Indonesia.
Namun, jika Garuda mampu mengantisipasi kekuatan lawan dan memaksimalkan peluang, peluang untuk mencuri poin tetap terbuka lebar. (dtc)
Editor : Editor Satu