Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kecurangan UTBK 2026 Terbongkar: Joki, Identitas Palsu hingga Alat Canggih Disita

Editor Satu • Kamis, 23 April 2026 | 10:30 WIB
Rektor Universitas Sumatera Utara meninjau pelaksanaan hari pertama UTBK-SNBT 2026 di kampus USU, Medan.
Rektor Universitas Sumatera Utara meninjau pelaksanaan hari pertama UTBK-SNBT 2026 di kampus USU, Medan.

MEDAN, METRODAILY – Berbagai modus kecurangan mewarnai hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026, Selasa (21/4/2026). Mulai dari penggunaan identitas palsu, praktik joki, hingga pemakaian alat komunikasi dan perangkat elektronik tersembunyi berhasil diungkap panitia di sejumlah pusat ujian.

Di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), seorang peserta diamankan setelah terbukti menggunakan identitas palsu untuk mengikuti ujian menggantikan orang lain.

Kepala Subdirektorat Admisi Unesa, Sukarmin, menjelaskan kecurigaan muncul saat verifikasi KTP menggunakan alat pendeteksi.

Baca Juga: Inkracht Sejak 2019, PN Simalungun Didesak Segera Eksekusi Lahan 937 Ha Milik PT Kwala Gunung

“Dari hasil pemeriksaan, KTP yang dibawa terindikasi palsu. Setelah kami cocokkan dengan ijazah asli, foto berbeda. Jelas yang bersangkutan adalah joki,” ujarnya.

Pelaku diketahui menggunakan dokumen lengkap milik orang lain yang telah dimodifikasi, mulai dari kartu peserta, KTP, hingga ijazah. Dugaan sementara, aksi ini dilakukan untuk meloloskan peserta ke program studi favorit seperti kedokteran.

Kasus serupa juga ditemukan di UPN Veteran Jawa Timur. Wakil Rektor I Bidang Akademik, Euis Nurul Hidayah, mengungkap adanya ketidaksesuaian antara wajah peserta dengan foto pada kartu ujian dan KTP.

Baca Juga: TNI Percepat Bangun Jembatan Aramco di Simalungun untuk Akses Warga

“Kami menemukan perbedaan signifikan antara wajah peserta dan dokumen identitasnya,” katanya.

Anomali Data dan Dugaan Joki Terorganisir

Sementara itu, di Universitas Airlangga (Unair), panitia menemukan anomali data peserta berdasarkan sistem pusat SNPMB.

Koordinator UTBK Unair, I Made Narsa, menyebut terdapat peserta yang mengikuti UTBK di tahun berbeda dengan nama berbeda, namun menggunakan foto identik.

“Ada peserta ikut 2025 dengan nama berbeda, lalu 2026 dengan nama lain, tetapi fotonya sama,” jelasnya.

Baca Juga: Hari Kartini, Kejari Simalungun Gelar Donor Darah, Puluhan Kantong Terkumpul

Sebanyak 79 peserta masuk kategori suspek, dengan indikasi kuat praktik joki pada sebagian kasus. Namun, beberapa di antaranya justru tidak hadir saat ujian berlangsung.

Alat Canggih Disembunyikan di Telinga dan Pakaian

Di Universitas Diponegoro (Undip), panitia menemukan peserta yang menggunakan alat bantu dengar elektronik berukuran kecil di dalam telinga.

Wakil Rektor Akademik Undip, Heru Susanto, mengatakan alat tersebut harus dilepas melalui prosedur medis di klinik THT.

“Karena berisiko, alat diambil oleh tenaga medis agar tidak membahayakan peserta,” ujarnya.

Baca Juga: 11 Kepala Daerah Terjaring OTT, KPK Nilai Biaya Politik Jadi Pemicu Korupsi

Selain itu, di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), dua peserta diamankan karena membawa ponsel dan headset yang disembunyikan di balik pakaian.

Plt Wakil Rektor I Unsulbar, Tasrif Surungan, menyebut dugaan keterlibatan sindikat dalam praktik kecurangan tersebut.

Ribuan Data Mencurigakan, Sanksi Tegas Menanti

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, mengungkap terdapat 2.940 data anomali peserta yang berpotensi melakukan kecurangan pada hari pertama UTBK.

Baca Juga: Srikandi Polwan Polres Siantar Tebar Bunga sambil Sosialisasi Call Center 110

Modus yang ditemukan beragam, mulai dari pertukaran identitas, manipulasi foto, hingga penggunaan teknologi untuk berkomunikasi secara ilegal saat ujian.

“Peserta yang terbukti curang akan didiskualifikasi, diblacklist dari seluruh PTN, hingga diproses hukum,” tegasnya.

Panitia memastikan pengawasan akan terus diperketat di seluruh lokasi UTBK guna menjaga integritas seleksi masuk perguruan tinggi negeri. (Bbs)

Editor : Editor Satu
#kecurangan utbk