Beda dari Sekolah Umum, Siswa Sekolah Rakyat Dapat Makan Gratis 3 Kali Sehari Plus 2 Kudapan
Editor Satu• Selasa, 22 Juli 2025 | 11:50 WIB
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Rakyat dijalankan berbeda dengan sekolah umum.
JAKARTA, METRODAILY – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan di Sekolah Rakyat benar-benar bikin iri.
Berbeda dengan sekolah umum yang hanya dapat jatah makan siang, siswa Sekolah Rakyat justru mendapat makanan lengkap tiga kali sehari ditambah dua kali kudapan, pagi dan sore.
“Jika sekolah umum hanya mendapatkan satu kali makan siang, peserta didik di Sekolah Rakyat menerima tiga kali makan serta dua kali kudapan,” ungkap Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan dalam keterangan resminya akhir pekan lalu.
Program ini telah resmi dijalankan sejak hari pertama masuk sekolah, 14 Juli 2025. Hingga kini, sudah ada 848 siswa yang menjadi penerima manfaat dari program MBG di Sekolah Rakyat.
Jumlah itu pun dipastikan terus bertambah seiring bertambahnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah. Saat ini, terdapat 16 SPPG yang sudah siap mendukung operasional Sekolah Rakyat.
Dua di antaranya, yakni SPPG Margahayu dan Graha Prima Kencana, sudah menjadi percontohan yang melayani ribuan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan.
Infrastruktur Gizi Kian Diperkuat
Tak hanya menyuplai makanan bergizi, BGN juga menyiapkan tenaga profesional yang akan menjadi ujung tombak distribusi.
Sebanyak 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) telah mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan, dan akan diterjunkan sebagai kepala SPPG di seluruh provinsi.
“SPPI telah dibekali pendidikan karakter, kepemimpinan, semangat bela negara, hingga keterampilan teknis sesuai kebutuhan,” jelas Redy.
Redy menekankan, standar kualitas makanan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama. “BGN terus mendorong seluruh pihak penyelenggara SPPG untuk berpegang pada standar operasional yang ketat,” tegasnya.
Per 22 Juli 2025, jumlah SPPG yang aktif telah mencapai 2.109 unit, meningkat 111 unit dibanding pekan sebelumnya. Total penerima manfaat MBG pun melonjak ke angka fantastis: 6.379.433 orang di seluruh Indonesia.
“Dengan akses terhadap makanan bergizi seimbang, proses belajar-mengajar di Sekolah Rakyat akan semakin optimal,” tutup Redy. (kdc)