JAKARTA, METRODAILY – Sebanyak 481 kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 menjalani gladi persiapan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Selasa (18/2) pagi.
Latihan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan sebelum mereka resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/2).
Para peserta terdiri dari gubernur dan wakil gubernur, wali kota dan wakilnya, serta bupati dan wakilnya dari seluruh Indonesia. Gladi berlangsung selama dua hari, yaitu Selasa (18/2) dan Rabu (19/2), dengan agenda ketat yang menekankan kedisiplinan dan kebersamaan.
Sejak pagi, suasana di Monas menyerupai latihan militer ringan. Para kepala daerah diwajibkan berbaris rapi, mengikuti instruksi, dan menjalani latihan di bawah sinar matahari pagi.
Sebelumnya, mereka telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta.
Gladi dimulai dengan sesi olahraga ringan. Mengenakan kaus putih dan celana training, mereka melakukan pemanasan serta latihan pernapasan yang dipandu personel kepolisian.
Para kepala daerah juga mendapatkan pengarahan terkait sikap tubuh yang benar, tata cara penghormatan, serta langkah serempak dalam berjalan. Semangat kebersamaan terlihat jelas saat mereka mengikuti instruksi dengan disiplin tinggi.
Sekitar pukul 08.40 WIB, latihan peraturan baris berbaris (PBB) dimulai. Dipimpin oleh petugas kepolisian, para kepala daerah berlatih dengan penuh keseriusan. Langkah mereka serempak mengikuti aba-aba yang diberikan.
Beberapa peserta tampak melepas jaket atau mengenakan topi untuk menghalau terik matahari. Ajudan mereka pun sibuk membagikan handuk dan air minum agar tetap bugar selama latihan.
Sebagai bentuk kebersamaan, para kepala daerah bersama-sama menyanyikan lagu ‘Halo-halo Bandung’, yang menggema di kawasan Monas dan menambah semarak suasana gladi.
Presiden Prabowo dijadwalkan melantik para kepala daerah secara serentak sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara
Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Daerah. Sementara itu, 22 kepala daerah dari Provinsi Aceh tidak akan dilantik dalam momen ini karena ketentuan khusus.
Usai pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti program retret di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025.
Dalam kegiatan ini, mereka akan menjalani pelatihan kepemimpinan dengan sistem berbagi tenda, berbeda dengan para menteri yang sebelumnya mendapatkan satu tenda untuk satu orang.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menjelaskan bahwa kepala daerah berusia di atas 60 tahun akan ditempatkan di lokasi yang lebih dekat dengan ruang kelas demi kenyamanan.
Sementara itu, kepala daerah yang lebih muda akan ditempatkan di lokasi yang lebih jauh.
Selain latihan fisik, retret ini juga mencakup sesi dialog interaktif dan diskusi strategis. Dengan persiapan yang matang ini, para kepala daerah diharapkan siap menjalankan tugas mereka dengan lebih baik dan penuh semangat dalam membangun daerah masing-masing. (int)
Editor : Editor Satu