SIBOLGA, METRODAILY – Pemerintah Kota Sibolga melepas empat calon taruna (Catar) yang dinyatakan lulus seleksi Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Dumai.
Keempatnya akan menempuh pendidikan vokasi secara gratis dengan harapan mampu menjadi sumber daya manusia unggul di sektor kelautan dan perikanan.
Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Nusantara Kantor Wali Kota Sibolga, Selasa (28/7), setelah para calon taruna mengikuti pembinaan selama hampir dua bulan.
Empat calon taruna yang diterima yakni Dhaffa El Syihab Lubis, Muhammad Arya, dan Ridho Aditya Piliang pada Program Studi Perikanan Tangkap (PTK), serta Rajul Fernando Pardede pada Program Studi Permesinan Kapal (MPK).
Baca Juga: Pemulihan Pascabencana Taput Dikebut, Huntap dan Listrik Jadi Prioritas
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rosidah Lubis, menyerahkan bantuan dari Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik berupa uang tunai sebesar Rp1 juta kepada masing-masing calon taruna untuk membantu biaya keberangkatan dan kebutuhan awal di asrama.
Pantas menegaskan para calon taruna harus memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh karena seluruh biaya pendidikan hingga tempat tinggal telah ditanggung pemerintah.
"Kepada anak-anak kami yang akan berangkat, harapan kami agar tetap semangat belajar. Di sana tidak ada uang sekolah, uang asrama juga gratis. Kami hanya berharap kepada orang tua agar menjaga anak-anak ini supaya jangan sampai putus sekolah dan harus lulus," ujarnya.
Baca Juga: OPD Tapteng Tolak Pengawasan DPRD, Madayansyah: Mengapa Takut?
Menurutnya, keberhasilan empat pelajar asal Sibolga menembus Poltek KP Dumai patut disyukuri mengingat kuota penerimaan tahun ini sangat terbatas.
Ia menjelaskan, Poltek KP Dumai hanya menerima 78 mahasiswa dari 38 provinsi di Indonesia.
"Kalau dibagi rata, setiap provinsi hanya sekitar dua orang. Tetapi Sibolga mampu meloloskan empat calon taruna. Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri," katanya.
Alumni Dipastikan Terserap Dunia Kerja
Pantas juga mengungkapkan hasil evaluasi pemerintah terhadap lulusan Poltek KP Dumai yang selama ini menjadi mitra Pemko Sibolga.
Baca Juga: Balige Writers Festival Masuk Agenda Sastra Nasional, Pendiri Minta Dukungan
Berdasarkan data yang dimiliki, seluruh alumni asal Sibolga dan Tapanuli Tengah telah bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.
"Kami sudah cek, tidak ada satu pun alumni yang menganggur. Karena itu kalian juga harus belajar sungguh-sungguh agar setelah lulus langsung bekerja," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama turut hadir enam alumni Poltek KP Dumai. Dua di antaranya akan berangkat bekerja ke Korea Selatan, satu orang bekerja di perusahaan di Jakarta, dua orang diterima di perusahaan perikanan terbesar di Belawan, dan satu orang akan bekerja di perusahaan perikanan di Bali.
Baca Juga: Bupati Tapteng Disebut Belum Teken Lahan Huntap, Kadis Perkim Membantah
Seleksi Ketat
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga Rosidah Lubis mengapresiasi dukungan penuh Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam membuka akses pendidikan gratis bagi putra-putri dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena persaingan masuk Poltek KP Dumai sangat ketat.
"Ini bukan hal yang mudah. Banyak peserta yang ingin mengenakan seragam kedinasan yang sama. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Baca Juga: Pemprov Pastikan Seluruh Kabupaten/Kota di Sumut Mampu Bayar Gaji ASN
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Sibolga Hendra Sahputra menjelaskan, sebelumnya terdapat 17 calon taruna yang mengikuti seleksi di Kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, Pondok Batu, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dari proses seleksi tersebut, hanya empat peserta yang dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai.
Ia berharap seluruh calon taruna mampu beradaptasi dengan kehidupan di kampus dan asrama serta menyelesaikan pendidikan hingga lulus agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga di masa depan.
Acara pelepasan ditutup dengan sesi berbagi pengalaman antara para calon taruna dan alumni mengenai kehidupan di kampus serta prospek kerja setelah menyelesaikan pendidikan. (ts)
Editor : Editor Satu