SIANTAR, METRODAILY – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dimulai di Kota Pematangsiantar, Senin (19/5). Sebanyak 2.081 paket makanan bergizi dibagikan kepada siswa dari jenjang SD hingga SMK di sejumlah sekolah.
Peluncuran program ini disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Muhammad Hamdani Lubis dan Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus, dengan salah satu lokasi distribusi berlangsung di SMP Negeri 7, Jalan Sisingamangaraja.
“Untuk hari ini, total ada 2.081 porsi yang kita salurkan ke enam sekolah,” ujar Dinda, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Lansia Hanyut di Sungai Bah Bolon, Ditemukan Meninggal Dunia
Enam sekolah tersebut di antaranya:
-
SDN 122380: 159 porsi
-
SDN 122381: 116 porsi
-
SDN Percontohan: 323 porsi
-
SD Swasta GKPS 1: 116 porsi
-
SMPN 7: 504 porsi
-
SMKN 1: 863 porsi
Baca Juga: Tiga Pengedar Sabu Ditangkap di Kos-kosan, Polisi Amankan 12 Gram Barang Bukti
Murid Makan Nasi Sampai Buah
Kepala SMP Negeri 7, Mangiring Panjatan, menyambut baik program MBG yang dinilai meringankan beban orang tua. Ia berharap program ini menjadi kebiasaan positif bagi anak-anak di sekolah.
“Anak-anak tadi makan nasi lengkap sampai buah. Ini bisa bantu cegah mereka beli makanan instan,” katanya.
Menurutnya, MBG bukan cuma soal makanan, tapi juga kesehatan dan konsentrasi belajar siswa. Dengan perut kenyang dan gizi terpenuhi, prestasi di sekolah pun diharapkan ikut meningkat.
Senada, Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Hamdani Lubis menegaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat, khususnya di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, untuk meningkatkan kualitas pendidikan lewat pola makan sehat.
“Kalau pola makan teratur dan bergizi, murid lebih siap belajar dan bisa lebih fokus. Ini langkah awal yang sangat baik,” katanya.
Sementara itu, di SD Negeri Percontohan, pihak sekolah menyambut positif program MBG. Wakil Kepala Sekolah Siti Rosita Saragih mengatakan sebanyak 323 paket makanan diterima hari itu.
Baca Juga: Tambang Pasir Ilegal di Perbatasan Tiga Dolok–Siatasan Diselidiki Polisi
“Tadi paket diantar panitia dapur sekitar pagi. Tapi kami tunda bagiannya sampai pukul 10.00 WIB karena anak-anak masih kenyang sarapan dari rumah,” jelasnya.
Pihak sekolah kini menunggu informasi lanjutan mengenai jadwal pemberian MBG berikutnya. (leo)
Editor : Editor Satu