Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

RIP Bang Ginting

Pran Hasibuan • Sabtu, 30 Maret 2024 | 00:22 WIB
Irwan Ginting SH bersama Penjabat Gubernur Sumut, Hassanudin beberapa waktu yang lalu. (FB Irwan Ginting).
Irwan Ginting SH bersama Penjabat Gubernur Sumut, Hassanudin beberapa waktu yang lalu. (FB Irwan Ginting).

Oleh: PRAN HASIBUAN

Sehabis sahur semalam, ketika membuka ponsel dan membaca grup WhatsApp Wartawan Pemprovsu, saya amat kaget. Rasanya bak terdengar suara petir di siang bolong. Dikabarkan bahwa salah seorang sahabat karib, telah berpulang kepangkuan ilahi.

Dia adalah Irwan Ginting. Salah satu wartawan senior yang bertugas di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sosoknya sudah cukup lama saya kenal sejak sekira delapan tahun yang lalu, bertugas di Pemprovsu.

Tampangnya garang. Pembawaannya serius. Nada bicaranya tegas dengan aksen suku Karo. Namun hatinya sangat baik dan lembut. Terutama menyambut 'pendatang baru' yang bertandang di 'markasnya'. Saya rasakan betul pendekatan yang hangat dari Bang Ginting (biasa saya menyapanya, Red). Meski waktu itu saya tercatat sebagai wartawan muda.

"Di kantor gubernur ini kita semuanya sama, gak ada itu senior junior," kata Bang Ginting kala itu.

Jujur, saya banyak belajar darinya. Baik dari sisi profesi maupun kepribadian. Bang Ginting tak pernah sungkan berbagi ilmu dan pengalaman kepada siapapun termasuk saya. Bahkan ia tak sungkan membagi kisah pribadi dan kehidupan keluarganya.

"Kita ini hidup di lapangan, jadi mesti banyak bergaul dengan semua lapisan. Wartawan yang sombong tidak akan bisa maju," pesan Bang Ginting.

Kiprahnya di dunia jurnalis, terbilang sudah mumpuni. Dari pengalaman yang ia ceritakan pada saya, pernah bekerja di Harian Bersama, Harian Andalas, dan terakhir menulis di media online Deteksi.co. Saya mengenalnya ketika masih tercatat sebagai wartawan di Harian Andalas. Total sudah delapan Gubsu menjadi sahabatnya. Sejak era Tengku Rizal Nurdin hingga Pj Gubsu, Hassanudin. Begitupun soal tugas peliputan. Mulai berpos di bagian hukum dan kriminal, hingga politik dan pemerintahan. Getir dan manisnya dinamika 'medan peliputan', tentu sudah melekat dalam karakter dan kepribadiannya.

Selama kami bersahabat, Bang Ginting tak pernah mengeluh sakit sedikit pun. Juga tak pernah terdengar kabar dia masuk rumah sakit. Utamanya untuk penyakit yang amat serius. Fisiknya cukup prima untuk selalu menantang 'medan peliputan'. Meski usianya terbilang tak muda lagi.

Selain aktif sebagai jurnalis, Bang Ginting juga cukup lama partisipatif dalam partai politik dan organisasi kepemudaan. Sehingga untuk jaringan atau jejaring pertemanan, dirinya sudah sangat dikenal di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Sayang, cita-citanya yang ingin naik level pengabdian lewat pemilihan legislatif Deli Serdang beberapa kali, belum tercapai. Takdir masih menginginkannya untuk mengabdi sebagai jurnalis.

Kini pengabdian Bang Ginting kepada masyarakat Sumatera Utara lewat profesi jurnalis, sudah selesai. Tapi ilmunya, pengalamannya, dan semangatnya, akan selalu menginspirasi saya serta teman-teman seprofesi yang mengenalnya.

Kaya Gagasan
Jumat sore (29/3/2024), teman-teman yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemprovsu (FWP) bersama Dinas Kominfo Sumut, melayat ke rumah duka di Jalan Bunga Mawar XXI, Medan Selayang, Kota Medan. Bang Ginting merupakan Wakil Ketua Bidang Organisasi FWP.

Di hadapan istri mendiang, Eva Yanti Br Silalahi, Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus melalui Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Harvina Zuhra, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Bang Ginting.

Menurut Harvina, selama bermitra dengan almarhum Irwan Ginting khususnya, dan rekan-rekan FWP umumnya, banyak ide, gagasan dan pemikiran yang dirasakan turut mendorong perkembangan kinerja Pemprov Sumut.

Sebagai mantan jurnalis, Harvina Zuhra, mengenal almarhum Irwan Ginting sebagai sosok jurnalis yang tegas, cerdas dan giat memperjuangkan kepentingan teman-teman wartawan.

“Atas nama Dinas Kominfo Pemprov Sumut, kami menyampaikan dukacita mendalam,” katanya.

Bang Ginting mengembuskan nafas terakhir dalam peristiwa naas kecelakaan usai tugas monitoring lapangan, Kamis (28/3/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tubuhnya dan sepeda motor yang ditungganginya, terseret mobil yang menabraknya. Sempat dilarikan ke RS Bina Kasih Medan, namun Tuhan berkehendak lain, nyawa Irwan Ginting tidak terselamatkan. Ia meninggalkan satu orang istri dan empat orang putra.


Kami semua bersaksi bahwa engkau orang yang baik. Rest in peace, Bang Ginting! (**)

Editor : Prans Metro
#Forum Wartawan Pemprovsu #Harvina Zuhra #Bang Ginting #fwp #Dinas Kominfo Sumut #Irwan Ginting