METRODAILY - Gempa berkekuatan 8,8 skala Richter mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, Rabu pagi.
Tak lama, gelombang tsunami setinggi 5 meter menghantam sejumlah wilayah dan menyebar cepat ke berbagai negara—termasuk Hawaii, Jepang, hingga California dan Kanada.
Berikut Dampak Menggemparkan Gempa dan Tsunami Ini:
Tsunami Capai Hawaii dan Jepang
- Hawaii: Gubernur Josh Green umumkan status siaga. Helikopter Black Hawk disiagakan, kendaraan amfibi dikerahkan.
- Jepang: Gelombang 60 cm sudah terdeteksi di berbagai titik. Lebih dari 2 juta warga diminta evakuasi dari pesisir.
"Gelombang itu bisa menumbangkan pohon dan menyeret mobil!" — Gubernur Hawaii Josh Green
Sirene Tsunami Menggema di California!
- Di Crescent City, sirene peringatan tsunami dibunyikan.
- Warga diminta menjauh dari pantai, potensi gelombang diperkirakan tiba pukul 23.55 waktu lokal.
Kemacetan & Panic Buying di Honolulu
- Pom bensin diserbu.
- Warga liburan dievakuasi dari Waikiki.
- Lalu lintas macet meski jauh dari pantai.
Negara-Negara Pasifik Siaga Total
- Fiji, Samoa, Tonga, Mikronesia, dan Kepulauan Solomon keluarkan imbauan untuk menjauh dari pantai.
- Meksiko perkirakan gelombang tsunami 1–3 kaki menerpa pesisir Pasifik mulai dini hari.
Jaringan Pulih di Kamchatka, Tapi Kerusakan Meluas
- Taman kanak-kanak dilaporkan rusak parah.
- Pelabuhan di Severo-Kurilsk terendam.
- Beberapa warga Kamchatka dilarikan ke rumah sakit, meski tidak ada korban jiwa serius dilaporkan.
Transportasi & Nuklir Jepang Terganggu
- Bandara Sendai tutup sementara.
- Feri dari Hokkaido ke Honshu dihentikan.
- 4.000 pekerja PLTN Fukushima dievakuasi ke tempat lebih tinggi.
Efek Global: Tsunami Diperkirakan Sampai ke Selandia Baru & Kanada
- New Zealand: Imbauan waspada arus kuat dan gelombang tak terduga.
- Kanada: Pulau Vancouver diprediksi alami gelombang 30 cm.
- Oregon & Washington: Warga diminta jauhi pantai meski tinggi gelombang diprediksi 30–60 cm.
Tsunami bukan satu gelombang, tapi rangkaian gelombang berkecepatan jet, bisa terus berdampak selama lebih dari 24 jam.
Tsunami mematikan bisa datang setelah gelombang pertama lewat!
Peringatan Keras dari BMKG Jepang:
“Gelombang tinggi bisa berlangsung seharian. Tetap di tempat aman!”
Gempa 8,8 SR ini disebut terkuat di dunia dalam lebih dari satu dekade, bahkan melebihi banyak gempa besar sejak tragedi Jepang 2011 yang menimbulkan bencana nuklir. (Vnex)
Editor : Editor Satu