Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Serangan Drone Terbesar ke Moskow, Sinyal untuk Putin atau Strategi Gagal?

Editor Satu • Kamis, 13 Maret 2025 | 15:39 WIB

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, sebanyak 337 drone ditembak jatuh, termasuk 91 di wilayah Moskow.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, sebanyak 337 drone ditembak jatuh, termasuk 91 di wilayah Moskow.

METRODAILY - Serangan drone terbesar sejak awal perang Ukraina mengguncang Moskow dan sekitarnya pada 11 Maret 2025.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, sebanyak 337 drone ditembak jatuh, termasuk 91 di wilayah Moskow. Serangan ini menewaskan dua orang dan melukai 18 lainnya.

Dikutip dari golosameriki, Ukraina mengklaim serangan ini sebagai sinyal bagi Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mempertimbangkan gencatan senjata di udara.

Kepala Pusat Kontra-disinformasi Dewan Keamanan dan Pertahanan Ukraina, Andriy Kovalenko, menyatakan bahwa serangan ini menunjukkan bahwa Moskow harus menyadari risiko berkelanjutan jika tidak menghentikan agresi udara.

Baca Juga: Meghan Markle Wariskan Kebiasaan Manis ke Archie dan Lilibet

Namun, pengamat menilai serangan ini justru bisa memperkeras sikap Kremlin. Analis militer Mark Feygin menegaskan bahwa Moskow tidak akan tertarik pada kompromi, mengingat selama ini Rusia telah menolak setiap usulan gencatan senjata.

Menurutnya, Kremlin tetap berpegang pada tujuan akhir: kemenangan total dan hilangnya kedaulatan Ukraina.

Di sisi lain, Dmitry Dubrovsky, akademisi dari Universitas Charles di Praha, berpendapat bahwa serangan ini tidak cukup efektif untuk memaksa Putin bernegosiasi.

"Serangan seperti ini lebih mungkin memicu kemarahan Putin daripada mendorongnya ke meja perundingan," ujarnya.

Baca Juga: Kim Kardashian: Kris Humphries Hanya Bayar 1/5 dari Cincin Tunangan

Sementara itu, Bloomberg, mengutip sumber dari intelijen Barat, melaporkan bahwa Putin tidak berniat mencari solusi damai dan terus mengajukan tuntutan yang tidak realistis bagi Ukraina.

Dengan Kremlin yang semakin kukuh pada sikapnya dan efektivitas serangan drone yang dipertanyakan, serangan ini tampaknya tidak akan mengubah dinamika perang dalam waktu dekat. (gmc)

Editor : Editor Satu
#serangan drone #moskow