TEBINGTINGGI, METRODAILY- Polres Tebingtinggi hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait adanya penemuan pria tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan tewas beserta seorang pria lainnya, yang juga tidak memiliki identitas, yang mengalami luka berat.
Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Tampubolon melalui Kasi Humas AKP Agus Arianto dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (23/02/2024) siang mengatakan jika kedua pria tersebut ditemukan tergeletak di areal ladang di Kampung Panglong Desa Penggalian Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
"Awalnya Kamis (22/02/2024) malam sekitar pukul 19.00 WIB, personel SPKT Polres Tebingtinggi menerima informasi dari masyarakat terkait ditemukannya diduga pelaku pencurian hewan ternak yang sudah dianiaya dan dimasa oleh masyarakat di areal ladang Kampung Panglong Desa Penggalian Sergai," ungkap Agus.
Kemudian petugas gabungan dari Polres Tebingtinggi dan Polsek Tebingtinggi yang dipimpin langsung Wakapolres Tebingtinggi Kompol Asrul Robert Sembiring lalu melakukan cek TKP.
Setibanya di lokasi, petugas melihat ada 2 orang pria tanpa identitas dalam posisi tergeletak di atas tanah dan tengah dikerumuni warga. Sementara tak jauh dari lokasi keduanya tergeletak ditemukan satu unit mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi BK 1868 TU dalam keadaan sudah terbakar.
"Setelah dilakukan pengecekan, satu orang pria tanpa identitas ternyata sudah meninggal dunia, sementara satu orang lainnya dalam keadaan luka berat. Keduanya lalu dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi untuk dilakukan autopsi dan perawatan medis," terang Agus.
Kasi Humas AKP Agus Arianto menambahkan jika kedua pria tersebut diduga merupakan sindikat pencurian hewan ternak, dimana hal tersebut dikuatkan dari ditemukannya 4 ikat tali tambang dan 3 buah lakban di TKP.
"Hingga saat ini Polres Tebingtinggi masih menyelidiki kasus ini," tutup Agus Arianto.
Terpisah, menurut keterangan salah satu petugas medis, kematian salah seorang Mr. X tersebut disebabkan kehabisan darah, dimana sebelumnya korban sudah mengeluarkan banyak darah sebelum dibawa ke rumah sakit. Sedangkan satu orang lainnya kini masih dalam perawatan medis karena mengalami luka yang cukup parah. (RP)
Editor: Ronald Pasaribu.
Editor : Ronal Pasaribu