Abang Beradik Warga Desa Terang Bulan Labura, Tewas Tertabrak Kereta Api

Metro-Esa • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:53 WIB
Kasat lantas Polres Sergai, AKP. Gokma W, Silitonga, bersama Personel melakukan pengecekan lokasi TKP kecelakaan di Perlintasan kereta api.
Kasat lantas Polres Sergai, AKP. Gokma W, Silitonga, bersama Personel melakukan pengecekan lokasi TKP kecelakaan di Perlintasan kereta api.

SERGAI, METRODAILY- Abang-beradik asal Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara meninggal dunia setelah sepeda motor bebek merek Honda BK 4869 VBS yang dikendarai mereka tertabrak kereta api penumpang Putri Deli U98 No. Lok CC 2018904.

Peristiwa yang merenggut nyawa kedua korban itu terjadi di Jalan perlintasan sebidang tanpa palang di Dusun I, Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, Senin (10/8 2026) sore.

Kasi humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya mengatakan, sebelum kejadian kedua korban mengendarai sepeda motor yang dikemudikan oleh Romaito Rambe (30), berboncengan dengan Torkis Rambe (27), melaju dari arah pekarangan rumah warga hendak menyeberangi perlintasan kereta api sebidang tanpa palang menuju Jalan besar lintas Sumatra. 

Baca Juga: Mahasiswi Kebidanan Tewas Tertabrak Kereta Api di Labura

Diduga kedua korban tidak melihat kehadiran kereta api yang melaju kencang. Akibatnya terjadi benturan keras, kereta api menghantam bagian samping kiri sepeda motor.

"Kedua korban terpental beberapa meter mengalami luka parah dan meninggal dunia dilokasi. Sedangkan sepeda motor yang mereka kendarai hancur berkeping," ujar AKP Bringin 

Menurut AKP Bringin, saat itu kedua korban diduga tidak memperhatikan kehadiran Kereta Api Penumpang KA Putri Deli U98 dengan Masinis Deski Wirya Asta dan Asmasinis Dafit Kristanto Rajagukguk, yang sedang melaju dari arah Medan menuju Tebingtinggi/Tanjung Balai sehingga terjadi tabrakan.

Baca Juga: Tertabrak Kereta Api Putri Deli, Sepeda Motor dan Penumpang Terlempar 7 Meter 

Selanjutnya, petugas piket Satlantas Polres Sergai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengevakuasi kedua jenazah ke RS Melati Perbaungan untuk visum et repertum. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban yang mengalami kerusakan parah ke Kantor Unit Gakkum Pos Lantas Sei Sijenggi.(wspd)

 

 

Editor : Metro-Esa
perlintasan kereta api