Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bus Makmur Terbakar di Labura, 35 Penumpang Selamat, Macet Puluhan Kilometer

Metro-Esa • Rabu, 1 Juli 2026 | 17:08 WIB
Bus Makmur terbakar hebat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan Sinar Pagi, Desa Siamporik.
Bus Makmur terbakar hebat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan Sinar Pagi, Desa Siamporik.

LABURA, METRODAILY – Satu unit bus penumpang merk Makmur rute Dumai - Medan Sumatera Utara, terbakar hebat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan Sinar Pagi, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa yang terjadi pada dini hari tersebut mengundang perhatian warga dan para pengguna jalan. Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat melalap hampir seluruh badan bus hingga hanya menyisakan rangka kendaraan. Cahaya api yang terlihat dari kejauhan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada para penumpang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga berawal dari gangguan pada sistem kelistrikan atau korsleting di dalam bus. Api kemudian dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian kendaraan sehingga sopir terpaksa menghentikan laju bus di pinggir jalan untuk menyelamatkan seluruh penumpang.

Baca Juga: Bus Tujuan Medan Terbakar di Asahan, Sopir dan Kernet Selamat

Beruntung, proses evakuasi berlangsung cepat. Sebanyak 35 penumpang berhasil keluar dari dalam bus sebelum kobaran api semakin membesar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Dalam suasana panik, para penumpang berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dijangkau. Sejumlah tas, koper, dan barang bawaan berhasil dikeluarkan dari dalam bagasi maupun kabin bus. Namun, sebagian besar barang milik penumpang tidak sempat diselamatkan dan hangus terbakar bersama kendaraan.

Warga Desa Siamporik yang mengetahui kejadian itu segera memberikan bantuan kepada para penumpang. Mereka dipersilakan beristirahat di rumah-rumah warga sembari menunggu proses penanganan dan kedatangan kendaraan pengganti.

Baca Juga: Lagi, Lakalantas Melibatkan Kereta Api di Asahan, Sopir Truk Sawit Tewas

Tidak lama setelah menerima laporan, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Labuhanbatu Utara tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke kendaraan lain maupun ke area sekitar jalan. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan, meski kondisi bus telah hangus hampir seluruhnya.

Kebakaran bus di jalur utama penghubung Provinsi Sumatera Utara dan Riau itu menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Selama proses pemadaman dan evakuasi bangkai bus, kendaraan dari kedua arah harus melintas secara bergantian sehingga terjadi antrean panjang.

Hingga Selasa pagi, kemacetan dilaporkan masih terjadi dan mengular hingga puluhan kilometer dari lokasi kejadian. Banyak kendaraan angkutan barang, bus antarkota, maupun kendaraan pribadi terpaksa bergerak perlahan menunggu arus lalu lintas kembali normal.

Baca Juga: Safari Subuh Perdana POKJALUH Labura, Kemenag Salurkan Zakat ASN kepada Masyarakat

Kepala Desa Siamporik, Syafi'i Siagian, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kebakaran bus Makmur tersebut terjadi di wilayah desanya.

"Benar, kejadian kebakaran bus Makmur terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Desa Siamporik. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa. Untuk sementara para penumpang beristirahat di rumah warga sambil menunggu penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang memicu munculnya api hingga membakar seluruh bagian bus.(gus)

Editor : Metro-Esa
#PENUMPANG SELAMAT #bus terbakar #labura