Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

BAP Saksi Kunci Pembunuhan Jonres Sinaga Diduga Hilang di Polsek Tanah Jawa

Editor Satu • Kamis, 21 Agustus 2025 | 15:10 WIB

Saksi kunci dugaan pembunuhan Jonres Sinaga, Dwi Andini (kanan), bersama tim advokat JB Partner.
Saksi kunci dugaan pembunuhan Jonres Sinaga, Dwi Andini (kanan), bersama tim advokat JB Partner.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Misteri kasus pembunuhan Jonres Sinaga semakin janggal. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi kunci bernama Dwi Andini diduga hilang di Polsek Tanah Jawa. Fakta ini terungkap saat enam saksi kembali diperiksa di Polres Simalungun pada Rabu (20/8/2025).

Dalam pemeriksaan ulang tersebut, pihak Polsek Tanah Jawa disebut menyatakan bahwa BAP saksi Dwi Andini tidak ada. Hal itu memicu kecurigaan kuat dari keluarga korban yang menilai ada dugaan permainan aparat.

“Masa BAP saksi bisa hilang di Polsek Tanah Jawa? Kami menduga besar ada permainan untuk menutupi kasus pembunuhan anak kami, Jonres Sinaga. Makanya sampai sekarang pembunuhnya belum juga terungkap,” tegas Henri Sinaga, ayah korban, dengan nada kecewa.

Baca Juga: Demo 4 Kali, MPP Desak Kejati Sumut Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi

Henri pun meminta perhatian serius dari Presiden RI hingga Kapolri untuk turun tangan menuntaskan kasus ini. “Kami hanya ingin tahu siapa pembunuh anak kami. Tolong jangan ada yang menutupi kejahatan,” katanya.

Advokat Jauli Manalu, SH yang mendampingi keluarga korban menegaskan bahwa hilangnya BAP saksi Dwi Andini harus diusut tuntas. Menurutnya, BAP tersebut merupakan kunci awal pengungkapan kasus pembunuhan Jonres.

“BAP saksi ini diduga sengaja tidak diserahkan ke Polres Simalungun. Karena itu kami minta Propam, Irwasda hingga Irwasum Mabes Polri turun tangan. Kalau tidak, bagaimana mungkin kasus ini bisa menemukan titik terang?” ujar Jauli.

Baca Juga: Kasus Pemerasan, Dua Anggota DPRD Medan Mangkir dari Panggilan Kejati Sumut

Hal senada disampaikan aktivis sekaligus Ketua DPD Cakep Sumut (Cahaya Kemenangan Prabowo Sumut), Jauli menilai publik wajar curiga jika ada dugaan permainan oknum aparat.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, SH, MH tidak merespons panggilan telepon maupun pesan singkat wartawan.

Hal yang sama juga terjadi ketika awak media mencoba menghubungi Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa, Iptu Prisel Sitohang. Hingga berita ini diterbitkan, keduanya belum memberikan jawaban.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, terutama setelah muncul dugaan adanya penghilangan berkas penting yang bisa mengungkap siapa dalang pembunuhan Jonres Sinaga. (nsi)

Editor : Editor Satu
#pembunuhan Jonres Sinaga #Polsek Tanah Jawa