Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Antrean Solar di Sibolga Mengular hingga 3 Kilometer, Pertamina Tambah Pasokan

Editor Satu • Kamis, 2 Juli 2026 | 14:30 WIB
Truk tangki Pertamina melakukan pengisian biosolar ke salah satu SPBU di Kota Sibolga sebagai upaya menjaga pasokan di tengah tingginya antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM subsidi.
Truk tangki Pertamina melakukan pengisian biosolar ke salah satu SPBU di Kota Sibolga sebagai upaya menjaga pasokan di tengah tingginya antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM subsidi.

SIBOLGA, METRODAILY – Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM subsidi jenis biosolar di sejumlah SPBU Kota Sibolga, Sumatera Utara, mengular hingga mencapai sekitar 3 kilometer. Para sopir bahkan mengaku harus menunggu hingga lima jam untuk bisa mengisi bahan bakar.

Kondisi tersebut terjadi di SPBU kawasan Kebun Jambu dan Taman Bunga yang dipadati kendaraan angkutan barang maupun kendaraan berbahan bakar solar.

"Iya ini mau ambil solar. SPBU lain sama juga, panjang macetnya. Sudah lama seperti ini," ujar seorang sopir truk, Appara Sitohang.

Baca Juga: Kasus Dugaan Perusakan Plang Tak Kunjung Bergerak, Kapolres Tapteng Didesak Turun Tangan

Merespons lonjakan antrean tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan tidak terjadi gangguan pasokan maupun pengurangan kuota biosolar di wilayah Sibolga.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina meningkatkan volume penyaluran biosolar hingga rata-rata 21,7 persen di atas penyaluran normal untuk memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan stok biosolar di Fuel Terminal Sibolga dalam kondisi aman dan distribusi terus dioptimalkan.

"Kami memastikan tidak ada gangguan pasokan ataupun pengurangan kuota biosolar di wilayah Sibolga. Penyaluran BBM terus dioptimalkan dengan dukungan penuh dari operasional Fuel Terminal Sibolga demi menjaga ketersediaan stok di SPBU," ujar Fahrougi, Senin (29/6/2026).

Baca Juga: Dekan Fakultas Hukum UHN Nilai Bupati Humbahas Gagal Bangun Kepemimpinan Harmonis

Untuk mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah SPBU, Pertamina menerapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya menerapkan sistem marshalling dengan berkoordinasi bersama pengelola SPBU dan Dinas Perhubungan guna mengatur arus kendaraan di dalam maupun sekitar area SPBU.

Selain itu, Pertamina juga memprioritaskan distribusi biosolar ke SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi serta melakukan pemantauan stok secara **real-time** agar pasokan tambahan dapat segera dikirim sebelum stok habis.

Pertamina turut mengingatkan seluruh pengelola SPBU agar mematuhi ketentuan penyaluran BBM subsidi sehingga kuota yang tersedia benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Baca Juga: Kapolda Sumut Mutasi Kasat Narkoba Humbahas ke Polres Labusel

Masyarakat juga diimbau membeli BBM subsidi sesuai kebutuhan dan peruntukannya agar distribusi tetap berjalan lancar dan merata. (net)

Editor : Editor Satu
#Antrean Solar