MEDAN, METRODAILY – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 hadir dengan konsep baru yang lebih berorientasi pada penguatan ekonomi daerah.
Memasuki usia emas setengah abad, PRSU tak lagi sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi diposisikan sebagai etalase investasi, promosi produk unggulan, serta penggerak pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Utara.
Transformasi tersebut disampaikan Komisaris Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Effendi Pohan, pada temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara di kawasan PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga: PGN Resmi Salurkan Gas Bumi ke Savo Dine & Chill Medan, Layanan 24 Jam
Effendi menegaskan, selama ini PRSU masih sering dipersepsikan sebagai pasar malam. Ke depan, paradigma itu harus diubah sehingga PRSU menjadi ruang bisnis (deal room) yang mempertemukan investor dengan pelaku UMKM dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.
"PRSU harus naik kelas. Bukan hanya menjadi tempat hiburan, tetapi menjadi ruang bertemunya investor dengan pelaku UMKM sehingga melahirkan peluang bisnis dan investasi baru bagi Sumatera Utara," ujarnya.
Ia mengungkapkan, seluruh peserta pameran tahun ini telah melalui proses kurasi secara ketat guna memastikan produk yang ditampilkan benar-benar merupakan karya asli daerah.
Baca Juga: Perkuat Hubungan Kemitraan, Pimpinan BRI Padangsidimpuan Hadiri Perayaan HUT Bhayangkara ke-80
Sebanyak 75 persen stan PRSU 2026 diisi oleh UMKM asli Sumatera Utara, sehingga penyelenggaraan pameran tidak menjadi ruang bagi peredaran barang impor maupun produk ilegal.
"Sebanyak 75 persen stan yang mengisi PRSU adalah UMKM asli Sumatera Utara. Melalui kurasi yang ketat, kami pastikan PRSU tidak menjadi tempat beredarnya barang impor atau produk ilegal. Ini adalah panggung karya asli lokal," tegas Effendi.
Selain memperkuat promosi produk lokal, PT PPSU juga mendorong agar kawasan PRSU dimanfaatkan sepanjang tahun melalui penyelenggaraan berbagai agenda ekonomi, budaya, dan hiburan.
"Pelaksanaan PRSU tidak hanya berhenti di sini. Terus buat event selama 365 hari sehingga kawasan PRSU benar-benar menjadi unit usaha yang produktif bagi PT PPSU," katanya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Dorong Polri Jadi Institusi Prediktif
PRSU ke-50 akan berlangsung di kawasan Pekan Raya Sumatera Utara, Jalan Gatot Subroto, Medan, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari pameran produk UMKM, paviliun budaya 33 kabupaten/kota, pertunjukan seni tradisional, lomba tari kreasi, social media challenge, penampilan artis lokal dan nasional, hingga drone LED show yang akan memeriahkan malam pembukaan.
Tak hanya itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan selama penyelenggaraan PRSU, seperti layanan perpajakan, konsultasi investasi, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Dengan konsep baru tersebut, PRSU ke-50 diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat citra Sumatera Utara sebagai destinasi investasi, budaya, dan industri kreatif yang semakin kompetitif. (rel)
Editor : Editor Satu