Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

138 Petugas Diterjunkan, Wali Kota Tanjungbalai Resmi Lepas Sensus Ekonomi 2026

Editor Satu • Kamis, 18 Juni 2026 | 14:40 WIB
 Wali Kota Tanjungbalai H. Mahyaruddin Salim Batu Bara menyematkan tanda pengenal kepada petugas saat pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (17/6/2026).
Wali Kota Tanjungbalai H. Mahyaruddin Salim Batu Bara melepas balon saat pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (17/6/2026).

TANJUNGBALAI, METRODAILY – Wali Kota Tanjungbalai H. Mahyaruddin Salim Batu Bara secara resmi melepas ratusan petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (17/6/2026).

Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda pengenal petugas sensus oleh Wali Kota, dilanjutkan pelepasan burung merpati dan balon sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai.

Dalam sambutannya, Mahyaruddin menegaskan Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang digelar setiap 10 tahun sekali untuk memotret kondisi dan potensi perekonomian Indonesia secara menyeluruh.

Baca Juga: Hari Bhayangkara, Polres Simalungun Bedah Rumah Lansia di Nagori Pantoan Maju

Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita akan memperoleh data yang lebih akurat mengenai jumlah, sebaran, dan karakteristik usaha di Kota Tanjungbalai, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga usaha berskala besar,” kata Mahyaruddin.

Ia menjelaskan, keberadaan data yang lengkap, akurat, dan berkualitas sangat dibutuhkan untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah, termasuk pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, perluasan lapangan kerja, serta pengembangan sektor-sektor unggulan daerah.

Baca Juga: 784 Anak PAUD SAB se-Kota Siantar Dilepas, Wesly: Kalian Bintang Kecil Masa Depan

Mahyaruddin mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, perekonomian Kota Tanjungbalai tumbuh sebesar 4,76 persen. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 3,81 persen dan angka kemiskinan turun menjadi 10,67 persen.

Meski demikian, ia menilai tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar sehingga memerlukan dukungan data yang lebih akurat sebagai landasan pengambilan kebijakan.

“Data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar dalam menyusun program pembangunan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Temukan Pohon Ganja Ditanam di Pot, Pemilik Rumah Ditangkap

Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan menerima petugas sensus serta memberikan informasi yang benar dan lengkap.

“Data yang diberikan hari ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, program, dan pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang,” tegasnya.

Selain itu, Mahyaruddin meminta seluruh perangkat daerah, Forkopimda, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, tokoh agama, dan tokoh pemuda turut mendukung kelancaran pelaksanaan sensus.

Menurutnya, keberhasilan sensus bukan hanya tanggung jawab BPS, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Tahapan Pemilu 2029 Mulai Dimulai Tahun Depan, KPU Siapkan Anggaran Rp1,42 Triliun

Sementara itu, Kepala BPS Kota Tanjungbalai Nizaruddin menyampaikan sebanyak 138 petugas lapangan telah disiapkan untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Jumlah tersebut terdiri atas 19 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) dan 119 Petugas Pencacah Lapangan (PCL) yang akan melakukan pendataan secara door to door.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menerima petugas dan memberikan data yang benar serta lengkap,” kata Nizaruddin.

Baca Juga: Duduk Santai di Warung, Pengedar Ganja di Siantar Diciduk Polisi

Ia menegaskan partisipasi masyarakat dan pelaku usaha menjadi faktor utama dalam menghasilkan data berkualitas yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Forkopimda sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai. (gia)

Editor : Editor Satu
#Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim #Sensus Ekonomi 2026