JAKARTA, METRODAILY – Pemerintah mulai membangun proyek pipa transmisi gas bumi Dumai–Sei Mangkei (Dusem) sebagai bagian dari integrasi jaringan gas nasional dari Aceh hingga Jawa Timur.
Proyek strategis ini disiapkan untuk mengantisipasi produksi gas besar dari Blok Andaman yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pembangunan pipa Dusem telah dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai pada 2027.
Baca Juga: Suami Aniaya Istri di Siantar, Korban Dipukul dan Dijambak
“Alhamdulillah, Dumai kita mulai sekarang dan Insya Allah tahun depan kita selesaikan,” ujar Laode.
Menurutnya, pipa Dumai–Sei Mangkei akan menjadi jalur penting untuk menyalurkan pasokan gas dari Blok Andaman di Aceh menuju Sumatra bagian selatan hingga Pulau Jawa.
“Jadi kita bangunkanlah pipa ini nanti begitu rencananya Blok Andaman ini Insya Allah mulai start tahun 2028. Jadi pipanya sudah siap menerima,” katanya.
Baca Juga: Dua Pelajar Siantar Wakili Seleksi Paskibraka Sumut 2026, Siap Rebut Tiket Nasional
Laode menjelaskan, pemerintah tengah menyiapkan sistem pipa transmisi gas terintegrasi di wilayah barat Indonesia, mulai dari Aceh hingga Jawa Timur.
“Kalau kita perhatikan di Indonesia bagian barat, itu akan diselesaikan dengan pipa transmisi. Jadi dari Aceh sampai Jawa Timur akan tersambung dengan satu jaringan pipa transmisi,” jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah telah menyelesaikan proyek pipa transmisi Cirebon–Semarang tahap 1 (Cisem-1) pada 2023 yang kini mengalirkan gas ke Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah.
Baca Juga: MTQ Simalungun Resmi Dibuka, 595 Peserta Berebut Gelar Juara
Selain itu, proyek Cisem-2 juga telah resmi beroperasi dan akan menyalurkan gas dari Jawa Timur menuju Jawa Barat.
Dengan terhubungnya jaringan pipa tersebut, pasokan gas dari Wilayah Kerja (WK) Agung dan Andaman di Aceh nantinya dapat dialirkan ke berbagai wilayah industri di Sumatra dan Jawa.
Berdasarkan data pemerintah, total anggaran pembangunan pipa transmisi Dumai–Sei Mangkei mencapai Rp6,6 triliun.
Proyek ini diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung kebutuhan gas bumi untuk sektor industri di Indonesia bagian barat. (net)
Editor : Editor Satu