KARO, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Karo mendorong percepatan hilirisasi sektor pertanian melalui program HDDAP.
Hal ini mengemuka dalam pertemuan Bupati Karo Antonius Ginting dengan Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Freddy, di Kabanjahe, Selasa (31/3/2026).
Pertemuan tersebut membahas strategi pengembangan hortikultura berbasis hilirisasi dengan fokus pada tiga komoditas unggulan daerah, yakni kentang, jeruk, dan salak.
Bupati Antonius Ginting menegaskan bahwa arah pembangunan pertanian ke depan harus berorientasi pasar dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim.
Baca Juga: TNI Rampungkan Jembatan Armco di Tapteng, Akses Warga Pulih Pasca Banjir
“Pertanian harus mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus adaptif terhadap tantangan perubahan iklim. Ini membutuhkan sinergi semua pihak,” ujarnya.
Perkuat Rantai Nilai Hortikultura
Program HDDAP dirancang untuk memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan akses petani terhadap sarana produksi, penerapan praktik budidaya yang baik, hingga penguatan rantai nilai komoditas.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk hortikultura Karo di pasar regional maupun nasional.
Baca Juga: Pascabencana, WVI dan YEU Serahkan Jaringan Air Bersih ke Pemkab Tapteng
Program HDDAP merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Kementerian Pertanian, serta didukung lembaga internasional seperti Asian Development Bank dan International Fund for Agricultural Development.
Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat implementasi program sekaligus meningkatkan kualitas dan produktivitas sektor hortikultura di lahan kering.
Momentum Transformasi Pertanian Karo
Pemkab Karo menilai program ini sebagai momentum strategis untuk mentransformasi sektor pertanian menjadi lebih modern, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.
Baca Juga: Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wali Kota Sibolga Bidik Opini WTP Lagi
Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Michael Purba beserta jajaran.
Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan internasional, Kabupaten Karo optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra hortikultura unggulan di Sumatera Utara. (rel/pmg)
Editor : Editor Satu