Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Naik Kelas! Bobby Nasution Gratiskan HAKI untuk Pelaku Ekonomi Kreatif Sumut

Editor Satu • Rabu, 1 April 2026 | 16:07 WIB
Temu pers Disbudparekraf Sumut di Kantor Gubernur Sumut membahas program fasilitasi HAKI gratis untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif naik kelas.
Temu pers Disbudparekraf Sumut di Kantor Gubernur Sumut membahas program fasilitasi HAKI gratis untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif naik kelas.

MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) naik kelas melalui program fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) secara gratis.

Program ini menjadi strategi penting untuk melindungi karya sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun global.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, mengatakan fasilitasi HAKI diberikan kepada pelaku ekraf agar memiliki perlindungan hukum atas karya yang dihasilkan.

Baca Juga: Libur Lebaran, 360 Ribu Turis Serbu Sumut, Samosir Jadi Primadona

“HAKI ini adalah perlindungan hukum atas produk yang diciptakan pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (1/4/2026).

Melalui program ini, pelaku usaha dapat mendaftarkan karya atau produknya melalui Disbudparekraf Sumut. Selanjutnya, proses pendaftaran akan difasilitasi hingga ke Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Yuda menjelaskan, setiap karya yang diajukan akan melalui proses verifikasi ketat, termasuk pengecekan global untuk memastikan tidak ada kesamaan dengan produk lain.

“Produk akan divalidasi dan diperiksa secara global. Tidak boleh ada yang sama,” jelasnya.

Baca Juga: Bobby Tinjau Lapangan Kebun Bunga: Jangan Asal Perbaiki, Harus Standar Profesional

Selain perlindungan hukum, Pemprov Sumut juga memperkuat pembinaan melalui Taman Budaya Sumut, yang menjadi pusat pengembangan seni dan ekonomi kreatif.

Berbagai program pelatihan digelar, termasuk workshop perfilman yang ditujukan untuk mendorong kebangkitan industri kreatif lokal.

“Kami tidak hanya memberi pelatihan, tapi juga menyiapkan event untuk mendukung pelaku kreatif, khususnya perfilman,” kata Yuda.

Lebih jauh, Pemprov Sumut tengah mengkaji pembangunan creative hub di kawasan Sumut Sport Centre. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sekaligus menjadi titik transit wisatawan.

Baca Juga: Dikebut Jelang AFF U-19, Bobby Nasution Target Stadion Teladan Rampung Mei 2026
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi, memperkuat branding daerah, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal. (rel)
Editor : Editor Satu
#HAKI Gratis #ekonomi kreatif #pemprov sumut