Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

OJK dan Pemkab Tapsel Perkuat Hilirisasi Jagung-Kopi untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Editor Satu • Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:10 WIB
Perwakilan OJK dan Pemkab Tapanuli Selatan mengikuti FGD penguatan hilirisasi sektor unggulan di Aula Bappeda Tapanuli Selatan.
Perwakilan OJK dan Pemkab Tapanuli Selatan mengikuti FGD penguatan hilirisasi sektor unggulan di Aula Bappeda Tapanuli Selatan.

TAPANULI SELATAN, METRODAILY – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan memperkuat strategi pengembangan ekonomi daerah melalui hilirisasi sektor agrikultur, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Fokus penguatan diarahkan pada komoditas unggulan seperti jagung, kopi, dan budi daya ikan.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema penguatan nilai tambah keunggulan daerah yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tapanuli Selatan, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi tantangan dan peluang hilirisasi sektor unggulan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha sektor riil, dan sektor jasa keuangan.

Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara Yovvi Sukandar menegaskan sektor keuangan memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, sesuai mandat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, OJK bersama pemerintah berperan mendorong kontribusi sektor keuangan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

OJK juga menekankan pentingnya pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sebagai bagian dari implementasi Strategi Nasional Keuangan Inklusif untuk memperluas akses serta meningkatkan kualitas pemanfaatan layanan keuangan di daerah.

Sejalan dengan Roadmap TPAKD 2026–2030, TPAKD diarahkan menjadi platform pelaksana di daerah untuk mendorong pembiayaan produktif berbasis potensi lokal, pendalaman pasar jasa keuangan, dan penguatan sinergi lintas sektor.

Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan Sofyan Adil menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan ekosistem pembiayaan sektor riil.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung program TPAKD dan OJK serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan ekosistem keuangan daerah yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kabupaten Tapanuli Selatan dinilai memiliki potensi ekonomi besar pada sektor jagung, kopi, dan budi daya ikan.

Melalui penguatan hilirisasi, komoditas tersebut diharapkan memberi nilai tambah melalui pengolahan pascapanen, peningkatan kualitas produk, pengemasan, serta perluasan akses pasar dengan dukungan pembiayaan sektor jasa keuangan.

FGD ini diharapkan menjadi langkah awal penyusunan strategi penguatan sektor unggulan daerah yang lebih terarah dan terukur guna mendorong pertumbuhan ekonomi Tapanuli Selatan yang inklusif dan berdaya saing. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#Pemkab Tapsel #hilirisasi #ojk #otoritas jasa keuangan