Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

APBD Sumut 2026 Disahkan, Bobby: Fokus untuk Penguatan Ekonomi & Pemerataan Kesejahteraan

Editor Satu • Sabtu, 29 November 2025 | 12:23 WIB

 

TANDA TANGANI: Gubernur Sumut Bobby Nasution menandatangani pengesahan Ranperda APBD Sumut TA 2026 sebesar Rp11,673 triliun menjadi Perda, disaksikan Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus.
TANDA TANGANI: Gubernur Sumut Bobby Nasution menandatangani pengesahan Ranperda APBD Sumut TA 2026 sebesar Rp11,673 triliun menjadi Perda, disaksikan Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus.

MEDAN, METRODAILY– DPRD Sumatera Utara (Sumut) resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi Perda dengan nilai sebesar Rp11,673 triliun.

Jumlah tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan APBD 2025 yang mencapai lebih dari Rp13,24 triliun.

Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut dengan agenda pendapat akhir fraksi-fraksi, dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus, didampingi para Wakil Ketua Sutarto, Ihwan Ritonga, dan Salman Alfarisi.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution hadir langsung dalam rapat yang digelar di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (28/11/2025).

Seluruh fraksi—FP Golkar, FPDI Perjuangan, FP Gerindra, FP NasDem, F-PKS, FP Demokrat, F-PKB, FP Hanura, dan Fraksi PAN—menyatakan persetujuannya melalui pandangan akhir.

Gubernur Bobby dalam pidatonya menegaskan bahwa setelah pengesahan ini, Pemprov Sumut akan segera menyiapkan dokumen evaluasi untuk disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri.

Selain itu, pemerintah provinsi juga tengah menyusun Rancangan Peraturan Gubernur tentang penjabaran APBD yang menjadi pedoman pelaksanaan anggaran pada 2026.

Ia menekankan bahwa arah kebijakan pembangunan Sumut tahun depan difokuskan pada penguatan dinamika perekonomian daerah, penciptaan lapangan kerja baru, serta peningkatan produktivitas sektor-sektor unggulan.

Kebijakan tersebut ditargetkan mampu mendorong PDRB per kapita mencapai Rp87,6 juta pada 2026, sekaligus memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Dengan penguatan aktivitas ekonomi, kita menargetkan penurunan tingkat kemiskinan menjadi 6,5% hingga 5,93%, serta penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 5,47% hingga 5,14%,” ujar Bobby.

Ia menegaskan bahwa kebijakan fiskal Sumut tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi memastikan pemerataan manfaat pembangunan hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bobby juga memberikan apresiasi atas tercapainya persetujuan bersama eksekutif dan legislatif.

Ia menyebut momen tersebut sebagai wujud komitmen untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Sumut. (Rel)

 

Editor : Editor Satu
#APBD Sumut 2026 #Gubernur Bobby Nasution