SIANTAR, METRODAILY – Pembahasan APBD Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran (TA) 2026 resmi dimulai.
Wakil Wali Kota Herlina membacakan Pengantar Nota Keuangan Wali Kota Wesly Silalahi dalam Sidang Paripurna XIV Tahun 2025 di Ruang Harungguan DPRD Pematangsiantar, Jalan H Adam Malik, Kamis (20/11).
Sidang dibuka Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga, didampingi Wakil Ketua Daud Simanjuntak dan Frengki Boy Saragih, serta dihadiri seluruh anggota legislatif.
Dalam nota yang dibacakan Herlina, Wali Kota Wesly menyampaikan terima kasih kepada DPRD atas kesediaan membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026 yang sebelumnya telah disepakati bersama.
Baca Juga: 386 Bunda PAUD Lomba Pidato & Fashion Show saat Sosialisasi di Simalungun
R-APBD 2026: Defisit Rp40 Miliar
Berdasarkan dokumen KUA-PPAS, struktur awal R-APBD TA 2026 menetapkan:
-
Pendapatan Daerah: Rp1.125.690.432.922
-
Belanja Daerah: Rp1.165.690.432.922
-
Defisit: Rp40.000.000.000
Sementara Pembiayaan Daerah terdiri atas:
-
Penerimaan Pembiayaan: Rp60 miliar
-
Pengeluaran Pembiayaan: Rp20 miliar
-
Pembiayaan Netto: Rp40 miliar
Pemko Kehilangan Dana Transfer Rp190 M
Wesly juga menegaskan bahwa penyusunan nota keuangan telah menyesuaikan Surat Kementerian Keuangan RI Nomor S-62/PK/2025, tanggal 23 September 2025, tentang alokasi transfer daerah 2026.
Baca Juga: Ranking FIFA: Spanyol Masih Nomor 1, Italia Terjun Bebas dari 10 Besar
Dalam surat itu, Pemko Pematangsiantar dipastikan mengalami pengurangan dana transfer sebesar Rp190.541.589.220.
Penyesuaian pun dilakukan, sehingga gambaran terbaru R-APBD 2026 adalah:
-
Pendapatan Daerah: Rp935.148.843.702
-
Belanja Daerah: Rp975.148.843.702
-
Defisit: Rp40.000.000.000
Pembiayaan daerah tetap sama, menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) 0 atau nihil.
Dokumen Lengkap Diserahkan ke DPRD
Dalam sidang tersebut, Pemko menyerahkan dokumen untuk pembahasan lanjutan, yaitu:
-
Nota Keuangan R-APBD 2026
-
Buku Rancangan Perda APBD 2026
-
Buku Rancangan Perwal Penjabaran APBD 2026
Baca Juga: Dicoret dari Timnas Spanyol, Lamine Yamal Malah Pesta Sampai Subuh
“Perincian pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah secara detail akan dibahas dalam rapat-rapat lanjutan sesuai jadwal,” jelas Herlina.
Pemko berharap pembahasan APBD 2026 dapat selesai tepat waktu agar ditetapkan menjadi Perda APBD Kota Pematangsiantar sebelum memasuki tahun anggaran baru.
Dengan demikian, pelaksanaan program dapat dimulai sejak awal 2026 demi mewujudkan masyarakat Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Hadir dalam sidang: Sekda Junaedi Antonius Sitanggang, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta camat se-Kota Pematangsiantar. (esa)
Editor : Editor Satu