Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Trafik Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Siantar di Bawah 50% dari PPJT

Editor Satu • Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:20 WIB

 

Ruas Jalan Tol Kuala Tanjung – Indrapura sepanjang 10,15 km akan resmi beroperasi tanpa tarif mulai Minggu, 9 Maret 2025 pukul 07.00 WIB.
Ruas Jalan Tol Kuala Tanjung – Indrapura sepanjang 10,15 km akan resmi beroperasi tanpa tarif mulai Minggu, 9 Maret 2025 pukul 07.00 WIB.

JAKARTA, METRODAILY – Volume lalu lintas di sejumlah ruas tol nasional masih rendah. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat ada 21 ruas tol yang tingkat lalu lintasnya belum mencapai 50 persen dari target dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

Salah satunya adalah Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Pematangsiantar, yang menjadi jalur strategis penghubung kawasan industri Kuala Tanjung dan destinasi wisata Danau Toba.

Data itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat Rapat Panja SPM Jalan Tol dengan Komisi V DPR RI, Rabu (24/9).

Baca Juga: Sundulan Maut Maguire di Menit Akhir Bawa MU Pecundangi Liverpool

Selain Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Siantar, ruas yang juga masih sepi antara lain:

  • Tol Manado–Bitung

  • Tol Cibitung–Cilincing

  • Tol Sigli–Banda Aceh

  • Tol Serang–Panimbang

  • Tol Semarang–Demak

  • Tol Yogyakarta–Solo–NYIA

  • Tol Pejagan–Pemalang

  • Tol Mojokerto–Kertosono

  • Tol Kayu Agung–Palembang
    (dan sejumlah ruas lainnya yang dioperasikan berbagai BUJT)

BPJT menjelaskan, rendahnya trafik disebabkan ruas-ruas tersebut masih dalam masa awal operasi sehingga belum mencapai titik “matang” secara ekonomi.

“Jalan tol merupakan investasi jangka panjang dengan masa pengembalian hingga 40 tahun. Pada tahun-tahun awal, volume kendaraan memang belum optimal,” tulis BPJT dalam keterangan resminya, Senin (20/10).

Baca Juga: MU Tumbangkan Liverpool, Maguire Jadi Pahlawan Kemenangan

BPJT meyakini trafik akan naik seiring berkembangnya kawasan industri, pelabuhan, permukiman, dan pariwisata yang terhubung dengan jalan tol tersebut.

“Pembangunan tol bukan hanya melayani arus kendaraan yang ada, tetapi juga membuka pertumbuhan ekonomi baru,” tegas BPJT.

Pemerintah memastikan standar pelayanan minimal (SPM) tetap dijalankan, dan BUJT yang lalai akan diberi teguran hingga sanksi. (kdc)

 
 
Editor : Editor Satu
#tol kuala tanjung #Tol Kutepat #volume kendaraan