Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kemarau Panjang Bikin Gagal Panen Massal di Samosir, Petani Menjerit

Editor Satu • Kamis, 7 Agustus 2025 | 12:55 WIB

Petani bawang dan jagung di Samosir mengalami gagal panen akibat kemarau panjang.
Petani bawang dan jagung di Samosir mengalami gagal panen akibat kemarau panjang.

SAMOSIR, METRODAILY – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Samosir berdampak parah pada sektor pertanian. Ratusan petani terancam rugi total akibat gagal panen massal.

Di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan, lahan persawahan padi tampak mengering dan tidak bisa dipanen. Hal serupa juga terjadi di Desa Sinabulan, di mana tanaman jagung milik warga mati kekeringan.

"Biasanya 5 rante bisa dapat 1 ton jagung. Tapi musim tanam kali ini, gagal total," ujar Halomoan Nainggolan, petani di Desa Pardugul, Pangururan, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga: Putusan MA Final, Eddi Sullam Resmi Lengser dari DPRD Tapsel, Gaji Dicabut Mulai Agustus

Asisten Sinabutar, petani bawang dari wilayah yang sama, juga mengeluhkan hal serupa. Ia menyebut telah menanam 50 kg bibit bawang, namun tidak membuahkan hasil meski sudah menyiram dengan air dari Danau Toba.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tetap gagal panen. Air sulit didapat," keluhnya sedih.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samosir belum memberikan keterangan terkait langkah penanganan dari Pemkab atas bencana pertanian ini.

Baca Juga: Ngaku Disuruh 'Chen-chen', Pria di Madina Bacok Ibu Kandung hingga Tewas

Kondisi ini menimbulkan desakan agar pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberi solusi konkret, termasuk bantuan langsung bagi petani terdampak. (net)

Editor : Editor Satu
#samosir #gagal panen #kemarau panjang