TV 100 Inci dari LG Bisa Ajak Ngobrol, Teknologi AI Terbaru Bisa Sarankan Konten
Editor Satu• Kamis, 19 Juni 2025 | 19:00 WIB
Tito, Branch Manager LG Electronics Indonesia area Medan (kiri) memamerkan TV 100 Inch LG, yang dilengkapi teknologi AI.
MEDAN, METRODAILY - LG menggebrak pasar televisi premium di Medan dengan merilis TV OLED evo G5 dan C5, serta QNED evo Mini LED 2025.
Dilengkapi prosesor AI terbaru dan layar hingga 100 inci, TV ini bukan cuma buat nonton—tapi juga bisa ‘ngobrol’ langsung dengan pengguna!
Di lini OLED, LG memperkenalkan prosesor Alpha 11 Gen2, otak dari pengalaman visual dan audio luar biasa.
"Prosesor ini memungkinkan TV mengenali preferensi pengguna, menyesuaikan warna, suara, dan bahkan menyarankan konten berdasarkan riwayat tontonan," kata Tito, Branch Manager LG Electronics Indonesia area Medan.
AI Sound Pro hadirkan audio surround virtual 11.1.2, membuat nonton Netflix serasa di bioskop.
Fitur Filmmaker Mode®️ dengan Ambient Light Compensation menjamin kualitas sinematik tetap terjaga bahkan di siang hari yang terang. Teknologi ini mengatur pencahayaan dan warna secara otomatis sesuai kondisi ruangan.
Yang membuatnya makin futuristik, TV ini punya AI Magic Remote, AI Voice ID, AI Chatbot, bahkan AI Search berbasis LLM (Large Language Model) serta integrasi Microsoft Copilot. Mau cari film atau informasi cukup pakai suara!
Tak ketinggalan, sistem operasi webOS terbaru bikin navigasi makin lancar dan terhubung dengan platform smart home seperti ThinQ, Google Home, dan Home Hub.
Sementara di segmen TV QNED evo 2025, LG mendorong batas inovasi teknologi LCD lewat penggunaan Mini LED dan prosesor AI terbaru.
Teknologi Dynamic QNED Color dan AI Picture Pro menjamin warna lebih kaya dan kontras tajam di layar raksasa 100 inci.
Kualitas suara pun tak kalah gahar. AI Sound Pro mampu menghadirkan suara surround virtual 9.1.2, cukup dari speaker bawaan. Pengalaman nonton jadi maksimal, tanpa perlu perangkat tambahan.
"Ini bukan sekadar TV besar. Ini pusat hiburan keluarga dengan AI yang bisa mengenal dan berinteraksi langsung dengan penggunanya," ungkap Tito. (Rel)