TAPSEL, METRODAILY - Kegiatan eksplorasi merupakan aspek yang sangat penting dalam strategi bisnis PT Agincourt Resources (PTAR), yang mengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Perusahaan terus mengidentifikasi peluang-peluang yang dapat meningkatkan cadangan dan sumber daya.
“Pendekatan strategis ini dirancang untuk memperpanjang masa operasional tambang dan memastikan keberlanjutan operasional jangka panjang,” kata Presiden Direktur PT Agincourt Resources (PTAR), Muliady Sutio, seperti dikutip dari Laporan Tahunan 2023 PTAR dengan judul ‘Perjalanan Menuju Masa Depan Berkelanjutan’, Kamis (25/7/2924).
Kegiatan eksplorasi tahun 2023, lanjutnya, mencakup dua komponen utama. Yaitu pengembangan sumber daya dan kegiatan eksplorasi regional. Upaya pengembangan sumber daya terkonsentrasi di wilayah Tambang Emas Martabe, dengan fokus pada penambahan dan konversi sumber daya menjadi cadangan di deposit Purnama, Ramba Joring, Tor Uluala, dan Barani untuk menambah umur tambang.
“Kegiatan utama ini yaitu proses program pengeboran,” jelasnya.
Pada saat yang sama, eksplorasi regional meluas ke luar wilayah Tambang Emas Martabe, sesuai dengan Kontrak Karya PT Agincourt Resources, yang bertujuan untuk mengidentifikasi deposit baru.
“Eksplorasi lebih luas ini mencakup prospek Gambir Kapur (prospek Kapur dan Tani), Angkola Barat, dan prospek Golf Mike,” kata Muliady.
Kegiatan eksplorasi di wilayah tersebut meliputi program pengeboran, pemetaan geologi, serta pengambilan sampel batuan dan tanah.
Per Juni 2023, sumber daya mineral Tambang Emas Martabe dilaporkan memiliki total 6,2 juta ounce emas dan 59 juta ounce perak. Selain itu terdapat cadangan bijih (ore) terdiri dari 3,7 juta ounce emas dan 33 juta ounce perak yang setara dengan 10 tahun sisa operasi penambangan. Selama tahun 2023, jumlah cadangan bijih mencapai 81 juta ton yang mengandung 3,7 juta ounce emas serta 33 juta ounce perak.
Prospek Usaha Tahun 2024
Harga emas cenderung mengalami peningkatan selama tahun 2023. Harga emas tahun 2023 berada di sekitar USD1.800 an per ounce pada Januari dan melonjak naik pada Mei di sekitar USD1.900 an per ounce.
Prospek usaha atau industri emas di tahun 2024 diperkirakan akan stabil dan cenderung meningkat, karena perkiraan peningkatan permintaan emas sebagai instrumen low risk di tengah ketidakpastian global. (mea)
Editor : Editor Satu