SINGKIL, METRODAILY – Polemik dugaan kutipan dana dari kepala desa untuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Aceh Singkil makin memanas.
Setelah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Azwir menyebut adanya partisipasi desa lewat hasil rapat panitia, Ketua Panitia HUT Asmaruddin justru membantah keras.
Plt Asisten III Setdakab Aceh Singkil itu menegaskan, tidak pernah memberi instruksi kepada panitia untuk meminta dana dari desa, apalagi dengan nominal tertentu.
"Tidak ada saya suruh panitia melakukan kutipan. Kalau benar DPMK menginstruksikan, itu di luar sepengetahuan saya, terlebih lagi menetapkan angka Rp1 juta," kata Asmaruddin kepada wartawan, Rabu (30/4/2025).
Soal aliran dana yang masuk ke rekening pribadi salah satu panitia berinisial AK, Asmaruddin menjelaskan, itu terjadi karena panitia belum memiliki rekening resmi.
Namun, ia menyatakan AK—yang juga bendahara panitia—kemungkinan besar tidak tahu rekeningnya digunakan untuk menerima transfer dari desa.
"Saya tidak tahu siapa yang minta nomor rekening pribadi itu. Saya yakin AK juga tidak tahu kalau rekeningnya dipakai untuk itu," ujarnya.
Sementara itu, soal rencana mendatangkan artis ibu kota yang sempat mendapat penolakan dari sejumlah ulama dan dai, Asmaruddin menyebut hal itu masih dalam pertimbangan.
Ia juga menegaskan, tidak ada anggaran dari panitia untuk keperluan tersebut.
"Kalaupun artis tetap hadir, itu murni biaya dari pimpinan, bukan dari panitia," katanya.
Baca Juga: Waspada! Plastik Rumah Tangga Terkait dengan Kematian Akibat Penyakit Jantung
Asmaruddin menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa partisipasi desa bersifat sukarela.
"Kalau pemerintah desa mau ikut partisipasi, kami terbuka. Tapi tidak ada pemaksaan harus menyetor sekian," pungkasnya. (Rhb)
Editor : Editor Satu