23.9 C
Medan
Monday, December 5, 2022

Pagelaran Toping-Toping Huda Huda di Parapat Diapresiasi Menparekraf

PARAPAT, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengadakan Penggelaran Budaya dan Drama Tari Musikal Toping-Toping Huda Huda di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Sabtu malam (12/11). Kegiatan ini bertujuan melestarikan seni dan budaya masyarakat Simalungun,

Pagelaran drama tari musical Toping-toping Huda-huda itupun mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Zumri Sulthony.

Menparekraf RI melalui rekaman video menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simalungun dan sanggar tari Bindu Matogu atas terselenggaranya tentang Budaya Tribute to Indonesia from Simalungun dengan tema Toping-toping Huda-huda yang dikemas dengan cerita asal usul Toping-toping dan bentuk drama tarian musikal.

Sandiaga Uno berharap acara itu dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat, mengenal dan melestarikan kekayaan seni dan budaya Simalungun kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami harap pentas seni budaya ini dapat menjadi ciri khas destinasi dan atraksi wisata di SImalungun yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya ke destinasi super prioritas Danau Toba. Maju terus pariwisata Indonesia,”kata Sandiaga Uno.

Sementara itu, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang menggelar acara budaya di RTP Pantai Bebas Parapat.

“Ini sungguh sangat luar biasa pagelaran drama tari musikal Toping-toping Huda-huda yang diselenggarakan pada malam hari ini oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simalungun,”kata Radiapoh.

Menurut Bupati Radiapoh, acara seperti ini hendaknya dimasukkan dalam agenda tahunan Simalungun, sebab acara seperti ini membawa dampat positif geliat perekonomian di Kota Parapat.

“Event ini merupakan suatu promosi juga, bukan hanya untuk warga Simalungun saja, tetapi juga untuk masyarakat di negara yang kita cintai ini,”kata Radiapoh.

Baca Juga :  Kunjungi Parapat Naik Sepeda Motor, Presiden Jokowi Resmikan Pantai Bebas

Di samping itu, Bupati Radiapoh meminta kepada masyarakat Simalungun khususnya di Kota Parapat untuk sama-sama menjaga dan merawat sarana dan fasilitas telah dibangun pemerintah di kota wisata Parapat ini.

“Dengan Kebersamaan kita semua, Simalungun ini bisa lebih dan lebih jaya lagi kedepannya,”kata Radiapoh.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simalungun M Fikri F Damanik dalam laporannya menyampaikan bahwa pagelaran budaya, drama tari musikal Toping-Toping dan Huda Huda merupakan kolaborasi antara  cerita rakyat Simalungun dengan musik tradisional yang dikemas secara bersama untuk menghasilkan produk seni yang bernilai tinggi.

Menurut Fikri kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali seni dan kebudayaan Simalungun kepada khalayak ramai sekaligus untuk meningkatkan. Acara ini diisi oleh sanggar seni Bindu Matogu yang beranggotakan siswa/I SD, SMP dan SMA yang berkolaborasi dengan artis daerah Sumut.

Drama tari musikal Toping-Toping Huda Huda tersebut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Simalungun Maraden Sinaga, Dan Denpom I/1 Pematangsiantar, mewakili Danyon 122/TS,para staf ahli bupati, asisten, Kepala Perangkat Daerah dan Camat.

Selain pagelaran festival seni budaya Simalungun juga dihadiri Lembaga Pemangku Adat Simalungun Jantogu Damanik, Tim Cagar Budaya Simalungun, tokoh adat, tokoh masyarakat serta disaksikan masyarakat dan para wisatawan yang berkunjungn di kota Parapat Danau Toba.

Ketua Pemangku Adat Budaya Simalungun Jantoguh Damanik mengaku sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas terlaksananya kegiatan ini, sebab kembali mengingatkan cerita rakyat dan legenda Simalungun.

“Kita punya cerita legenda tersendiri, diharapkan kepada pemerintah kegiatan ini jangan stop sampai disini saja. Namun, menjadi agenda tahunan. Untuk meningkatkan kualitas kreasi, ini akan di pertandingkan di Pesta Rondang Bittang,”katanya. (rel/ros)

PARAPAT, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengadakan Penggelaran Budaya dan Drama Tari Musikal Toping-Toping Huda Huda di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Sabtu malam (12/11). Kegiatan ini bertujuan melestarikan seni dan budaya masyarakat Simalungun,

Pagelaran drama tari musical Toping-toping Huda-huda itupun mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Zumri Sulthony.

Menparekraf RI melalui rekaman video menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simalungun dan sanggar tari Bindu Matogu atas terselenggaranya tentang Budaya Tribute to Indonesia from Simalungun dengan tema Toping-toping Huda-huda yang dikemas dengan cerita asal usul Toping-toping dan bentuk drama tarian musikal.

Sandiaga Uno berharap acara itu dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat, mengenal dan melestarikan kekayaan seni dan budaya Simalungun kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami harap pentas seni budaya ini dapat menjadi ciri khas destinasi dan atraksi wisata di SImalungun yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya ke destinasi super prioritas Danau Toba. Maju terus pariwisata Indonesia,”kata Sandiaga Uno.

Sementara itu, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang menggelar acara budaya di RTP Pantai Bebas Parapat.

“Ini sungguh sangat luar biasa pagelaran drama tari musikal Toping-toping Huda-huda yang diselenggarakan pada malam hari ini oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simalungun,”kata Radiapoh.

Menurut Bupati Radiapoh, acara seperti ini hendaknya dimasukkan dalam agenda tahunan Simalungun, sebab acara seperti ini membawa dampat positif geliat perekonomian di Kota Parapat.

“Event ini merupakan suatu promosi juga, bukan hanya untuk warga Simalungun saja, tetapi juga untuk masyarakat di negara yang kita cintai ini,”kata Radiapoh.

Baca Juga :  IMI Gelar Kejurnas Rally Putaran III & IV di HTI- TPL Aek Nauli

Di samping itu, Bupati Radiapoh meminta kepada masyarakat Simalungun khususnya di Kota Parapat untuk sama-sama menjaga dan merawat sarana dan fasilitas telah dibangun pemerintah di kota wisata Parapat ini.

“Dengan Kebersamaan kita semua, Simalungun ini bisa lebih dan lebih jaya lagi kedepannya,”kata Radiapoh.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simalungun M Fikri F Damanik dalam laporannya menyampaikan bahwa pagelaran budaya, drama tari musikal Toping-Toping dan Huda Huda merupakan kolaborasi antara  cerita rakyat Simalungun dengan musik tradisional yang dikemas secara bersama untuk menghasilkan produk seni yang bernilai tinggi.

Menurut Fikri kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali seni dan kebudayaan Simalungun kepada khalayak ramai sekaligus untuk meningkatkan. Acara ini diisi oleh sanggar seni Bindu Matogu yang beranggotakan siswa/I SD, SMP dan SMA yang berkolaborasi dengan artis daerah Sumut.

Drama tari musikal Toping-Toping Huda Huda tersebut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Simalungun Maraden Sinaga, Dan Denpom I/1 Pematangsiantar, mewakili Danyon 122/TS,para staf ahli bupati, asisten, Kepala Perangkat Daerah dan Camat.

Selain pagelaran festival seni budaya Simalungun juga dihadiri Lembaga Pemangku Adat Simalungun Jantogu Damanik, Tim Cagar Budaya Simalungun, tokoh adat, tokoh masyarakat serta disaksikan masyarakat dan para wisatawan yang berkunjungn di kota Parapat Danau Toba.

Ketua Pemangku Adat Budaya Simalungun Jantoguh Damanik mengaku sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas terlaksananya kegiatan ini, sebab kembali mengingatkan cerita rakyat dan legenda Simalungun.

“Kita punya cerita legenda tersendiri, diharapkan kepada pemerintah kegiatan ini jangan stop sampai disini saja. Namun, menjadi agenda tahunan. Untuk meningkatkan kualitas kreasi, ini akan di pertandingkan di Pesta Rondang Bittang,”katanya. (rel/ros)

Most Read

Inflasi Singapura Cetak Rekor Lagi

2022, Belum Ada Info Cuti Bersama

Artikel Terbaru

/