Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Banjir Tengah Malam Terjang Labusel, Warga Panik Menyelamatkan Diri

Editor Satu • Selasa, 31 Maret 2026 | 13:10 WIB
Bupati Labuhanbatu Selatan meninjau lokasi banjir di Desa Mandalasena dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.
Bupati Labuhanbatu Selatan meninjau lokasi banjir di Desa Mandalasena dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

LABUSEL, METRODAILY – Banjir bandang mendadak menerjang Dusun Bintais, Desa Mandalasena, Kecamatan Silangkitang, Minggu malam (29/3/2026), memicu kepanikan warga yang tengah beristirahat.

Peristiwa terjadi saat intensitas hujan tinggi menyebabkan sungai meluap secara tiba-tiba dan merendam permukiman.

Air naik dengan cepat di tengah malam, membuat warga tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Sejumlah rumah dilaporkan tergenang, sementara warga berupaya menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.

Kondisi gelap dan minimnya peringatan dini memperparah kepanikan di lokasi terdampak.

Baca Juga: TNI Rampungkan Jembatan Darurat Lubuk Palas, Akses Warga Pulih Total

Bupati Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Feri Syahputra Simatupang, langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan kejadian.

Kehadiran kepala daerah di tengah situasi darurat menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani bencana.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi unsur terkait, di antaranya:

  • MD KAHMI Labusel
  • Karang Taruna Labusel
  • Camat Kecamatan Silangkitang
  • FKUB Labusel
  • Satgas IPK Labusel
Baca Juga: Data Bencana Sumatera: 303 Tewas, Ribuan Terisolasi—Akses Lumpuh Total di 3 Provinsi
 
Bantuan Darurat Disalurkan

Selain meninjau lokasi, Bupati juga menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan dasar kepada warga terdampak.

“Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi di lapangan agar penanganan berjalan maksimal,” ujar Feri.

Pemkab Labusel langsung mengambil langkah mitigasi untuk mencegah banjir berulang, di antaranya:

  • Pembersihan parit dan saluran air
  • Pengerukan bantaran sungai
  • Koordinasi dengan pihak kecamatan dan manajemen kebun sekitar

Langkah ini dinilai krusial untuk memperlancar aliran air dan menekan risiko banjir susulan.

Baca Juga: Libur Nyepi & Idul Fitri, Retribusi Wisata Samosir Raup Rp2,26 Miliar

Sejumlah elemen masyarakat menyatakan dukungan terhadap langkah cepat pemerintah:

  • MD KAHMI mengapresiasi respons langsung Bupati
  • Karang Taruna siap membantu evakuasi
  • FKUB mengajak menjaga kebersamaan
  • Satgas IPK mendukung pengamanan dan distribusi bantuan

Kolaborasi lintas elemen ini menjadi kunci percepatan pemulihan pascabanjir.

Kehadiran pemerintah dan bantuan yang diberikan disambut positif warga. Mereka berharap penanganan cepat dapat mempercepat normalisasi kondisi lingkungan dan aktivitas sehari-hari. (net)

Editor : Editor Satu
#bupati labusel #banjir Labusel