SIANTAR, METRODIALY - Ruas Jalan Gereja di Pematangsiantar mengalami kerusakan serius setelah badan jalan amblas sedalam sekitar tiga meter akibat gorong-gorong yang pecah.
Peristiwa yang terpantau sejak Sabtu (28/3/2026) ini mengancam keselamatan pengguna jalan, mengingat lokasi tersebut merupakan jalur provinsi yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata Parapat.
Hingga kini, lubang besar di badan jalan masih belum diperbaiki. Petugas telah memasang pembatas dan rambu peringatan di sekitar lokasi untuk mencegah kecelakaan.
Baca Juga: Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Main Medsos, Pemerintah Siapkan Sanksi Blokir!
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pematangsiantar, Syah Edi Suranta Purba, mengatakan pihaknya telah menerapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan risiko kecelakaan.
“Setiap penggal jalan dijaga petugas, dan rambu sudah dipasang di beberapa titik,” ujarnya.
Koordinasi juga telah dilakukan dengan UPTD PUPR Pematangsiantar di bawah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk percepatan penanganan.
“Sudah kami sampaikan, dan akan segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Dampak kerusakan jalan mulai dirasakan masyarakat. Seorang juru parkir di lokasi, Riko Simamora, menyebut telah terjadi insiden dua mobil pikap yang bersenggolan saat berusaha menghindari lubang tersebut.
Baca Juga: Belgia Hajar Amerika Serikat 5-2 dalam Duel 7 Gol di Atlanta
“Pagi tadi dua mobil sayur saling serempet karena menghindari lubang,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut mempertegas tingginya risiko kecelakaan di lokasi.
Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani, memastikan pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara untuk mempercepat perbaikan.
Kerusakan ini menjadi alarm serius bagi kondisi infrastruktur jalan di kawasan strategis. Tanpa penanganan cepat, jalur vital menuju destinasi wisata unggulan tersebut berpotensi lumpuh dan membahayakan pengguna jalan. (net)