Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Diterjang Ombak Samudera Hindia, Pemuda Tapsel Hilang Saat Berenang

Editor Satu • Rabu, 25 Maret 2026 | 14:50 WIB

Tim gabungan TNI-Polri dan warga menyisir Pantai Barat Sumatera untuk mencari korban tenggelam di Muara Batang Toru, Tapsel.
Tim gabungan TNI-Polri dan warga menyisir Pantai Barat Sumatera untuk mencari korban tenggelam di Muara Batang Toru, Tapsel.

TAPSEL, METRODAILY — Seorang pemuda asal Kabupaten Tapanuli Selatan, Abdul Rohman Harahap (20), dilaporkan hilang setelah terseret ombak di perairan Samudera Hindia, Senin (23/3/2026). Hingga kini, korban masih dalam pencarian intensif.

Korban diketahui merupakan warga Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di Pantai Barat Desa Simarlelan, Kecamatan Muara Batang Toru.

Komandan Koramil 01/Batang Toru Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Sarkani Nasution, menjelaskan kejadian bermula saat korban berenang bersama rekannya, Asrihadi Risky (16), agak jauh dari bibir pantai.

“Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret keduanya ke tengah laut, sehingga menimbulkan kepanikan,” ujarnya.

Baca Juga: Salat Id di Sipirok, Gus Irawan Singgung Pemulihan Pascabencana: Warga Diminta Bersabar

Satu Selamat, Satu Hilang

Warga yang melihat kejadian langsung melakukan upaya pertolongan. Asrihadi Risky berhasil diselamatkan, namun Abdul Rohman Harahap tidak ditemukan dan diduga tenggelam terbawa arus kuat.

Tim gabungan dari TNI, Polri, dan masyarakat saat ini terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan Pantai Barat Sumatera yang dikenal memiliki karakter ombak besar dan arus kuat.

Pencarian korban masih terus berlangsung dengan menyisir area pesisir dan perairan sekitar. (net)

Editor : Editor Satu
#hilang terseret ombak #samudera hindia