Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Kapolres: Jangan Panic Buying

Editor Satu • Senin, 9 Maret 2026 | 13:10 WIB

Antrean panjang kendaraan terlihat di salah satu SPBU di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Minggu (7/3/2026). Antrean diduga dipicu kekhawatiran warga terhadap isu kelangkaan BBM.
Antrean panjang kendaraan terlihat di salah satu SPBU di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Minggu (7/3/2026). Antrean diduga dipicu kekhawatiran warga terhadap isu kelangkaan BBM.

SIDIMPUAN, METRODAILY — Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut diduga dipicu kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Situasi ini memicu panic buying, di mana warga berbondong-bondong membeli BBM karena khawatir pasokan akan habis.

Salah seorang warga, Armen Nasution (39), mengaku ikut mengantre di SPBU Sadabuan setelah mendengar berbagai informasi mengenai kemungkinan kelangkaan BBM akibat konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

“Saya ikut mengantre setelah mendengar kabar dari berbagai media, termasuk televisi nasional, media online, surat kabar, dan media sosial tentang stok BBM yang akan habis beberapa hari ke depan karena perang di Timur Tengah,” katanya kepada wartawan, Minggu (7/3/2026).

Ia berharap pemerintah dapat memberikan kepastian terkait ketersediaan BBM agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sempat menyampaikan bahwa stok BBM nasional diperkirakan cukup untuk sekitar 20 hari ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (2/3/2026) dan memicu kekhawatiran di sejumlah daerah.

Di Kota Padangsidimpuan, antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU, antara lain SPBU Padangmatinggi, SPBU Sadabuan, SPBU Sitamiang, SPBU Batunadua, SPBU Jalan Baru, hingga SPBU Manunggang.

Antrean kendaraan roda dua dan roda empat bahkan mengular hingga ke badan jalan.

Menanggapi situasi tersebut, Kapolres Padangsidimpuan Wira Prayatna memastikan pasokan BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman.

“Berdasarkan pernyataan resmi Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, pasokan BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan mencukupi selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri,” ujarnya melalui unggahan di media sosial.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu kebenarannya.

Kapolres juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan serta menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan.

“Penimbunan BBM atau LPG merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi,” tegasnya. (Irs) 

Editor : Editor Satu
#SPBU Padangsidimpuan #antrean bbm