LABURA, METRODAILY - Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Samsul Tanjung, menyalurkan tali asih kepada guru magrib mengaji, bilal mayit, dan nazir masjid di Kecamatan Kualuh Hulu dan Kecamatan Kualuh Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ahmad Dewi Syukur, Selasa (22/2/2026), dan dihadiri ratusan penerima bantuan.
Penyaluran tali asih ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam mendukung para pekerja keagamaan yang selama ini berperan aktif membina kehidupan spiritual masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada para guru mengaji, bilal mayit, dan nazir masjid yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Ia menegaskan bahwa peran mereka sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda serta menjaga nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
“Bapak dan ibu sekalian adalah garda terdepan dalam membangun akhlak dan moral umat. Pemerintah daerah menyadari bahwa tugas pembinaan keagamaan tidak dapat sepenuhnya dilaksanakan sendiri tanpa dukungan dan pengabdian para pekerja keagamaan,” ujar Samsul Tanjung.
Adapun jumlah penerima tali asih pada kesempatan tersebut sebanyak 425 orang, dengan rincian 221 orang dari Kecamatan Kualuh Hulu dan 204 orang dari Kecamatan Kualuh Selatan. Masing-masing penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp350.000 dan satu lembar kain sarung.
Selain bantuan dari pemerintah daerah, dukungan juga diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional Labuhanbatu Utara berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan minyak goreng. Bantuan tambahan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para penerima.
Wakil Bupati juga menyinggung kondisi kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan oleh Pemerintah Pusat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara tetap berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran tali asih sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja keagamaan.
“Walaupun kita menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, perhatian terhadap para guru mengaji, bilal mayit, dan nazir masjid tetap menjadi prioritas. Ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penyemangat dan motivasi agar para penerima terus istiqamah dalam membimbing masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rimba Bertuah Sitorus, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan, diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima serta doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.(gus)