Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Sekda Labura Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Data Bantuan Sosial

Editor Satu • Selasa, 24 Februari 2026 | 11:30 WIB

 

Sekda Labura Susi Asmarani saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Labuhanbatu Utara.
Sekda Labura Susi Asmarani saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Labuhanbatu Utara.

LABURA, METRODAILY – Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Susi Asmarani, menegaskan pentingnya sinkronisasi data dalam pelaksanaan program bantuan sosial pemerintah daerah.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Labura, Senin (23/2/2026). Apel diikuti para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labura.

Sekda menyebut bahwa Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Utara memiliki posisi strategis dalam tata kelola urusan sosial pemerintahan daerah.

Hal tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Labuhanbatu Utara Nomor 14 Tahun 2022 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah.

Baca Juga: Polres Tanjungbalai Sebar Ratusan Cup Takjil Gratis untuk Warga

Menurutnya, akurasi data menjadi faktor utama agar program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Saat ini, Dinas Sosial telah melaksanakan sosialisasi pengelolaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di delapan kecamatan di Labura. Program tersebut dilakukan bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Labuhanbatu Utara sebagai mitra strategis dalam pemutakhiran data kemiskinan dan sosial ekonomi masyarakat.

Desa Diminta Aktif Perbarui Data

Sekda menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam melakukan pemutakhiran data masyarakat secara berkala.

Baca Juga: Verifikasi Rumah Rusak, Korban Banjir Bandang di Tapteng Dipastikan Dapat Bantuan

Menurutnya, DTSEN menjadi instrumen kebijakan untuk mendukung transparansi dan efektivitas penyaluran bantuan sosial, termasuk penentuan kategori penerima berdasarkan sistem pemeringkatan atau desil kesejahteraan.

“Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemerintah desa tentang pentingnya pemutakhiran data. Dengan data yang akurat, penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran,” ujar Susi Asmarani.

Ia juga meminta seluruh OPD yang memiliki program bantuan sosial untuk melakukan pemadanan data dengan Dinas Sosial sebelum menyalurkan bantuan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari duplikasi penerima manfaat serta memastikan bantuan hanya diberikan kepada warga yang berhak.

Baca Juga: Pascabencana Tapteng, Dinkes Pastikan Layanan Kesehatan Berjalan Optimal

Tekankan Kolaborasi dan Integritas ASN

Selain aspek tata kelola data, Sekda mengingatkan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labura untuk menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme kerja.

ASN disebut sebagai garda terdepan pelayanan publik yang wajib memberikan layanan cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

“Koordinasi lintas OPD harus berjalan baik. Jangan ada program yang berjalan sendiri tanpa sinkronisasi data dan kebijakan,” tegasnya.

Apel gabungan ASN berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas birokrasi daerah.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh ASN semakin berkomitmen mendukung program pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu Utara. (gus)

Editor : Editor Satu
#Sekda Labura #Data bansos