Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Enam Kecamatan di Tapteng Kembali Dikepung Banjir dan Longsor

Editor Satu • Jumat, 13 Februari 2026 | 12:10 WIB
Banjir di Hutanabolon, Tapanuli Tengah, Rabu (11/2/2026).
Banjir di Hutanabolon, Tapanuli Tengah, Rabu (11/2/2026).

Tanggul Jebol dan Jembatan Putus

 

TAPTENG, METRODAILY – Sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, kembali diterjang banjir bandang dan longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, merinci kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Tukka, Sibabangun, Sarudik, Pandan, Barus, dan Sitahuis.

“Hujan deras sejak 11 Februari 2026 sekitar pukul 16.30 hingga malam pukul 22.30 menyebabkan banjir deras,” ujar Masinton, Kamis (12/2/2026).

Masinton menjelaskan, tanggul darurat Aek Silaga-laga di Kecamatan Tukka kembali jebol sehingga air sungai meluap deras ke permukiman warga.

Baca Juga: BMPMS Sibolga dan 16 Madrasah Gelar Peringatan Isra Mikraj

Di Kecamatan Sibabangun, dua jembatan darurat yang dibangun pascabencana beberapa bulan lalu putus diterjang arus sungai. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Muara Sibuntuon dengan Desa Sibiobio.

Selain itu, tanggul darurat Aek Sirahar di Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus, juga jebol akibat derasnya arus sungai.

Longsor Tutup Akses Jalan

Longsor terjadi di Nagatimbul, Jalan Lobusingkam, Kelurahan Nauli, Kecamatan Sitahuis. Akses kendaraan roda empat menuju desa tersebut tertutup material longsor dan sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Jalan penghubung Gunung Payung–Simarlelan di Kelurahan Lumut juga kembali mengalami longsor. Pemerintah daerah telah menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsoran.

Baca Juga: Ditemukan Tewas di Aliran Irigasi, Chu Wan Lee Alami Luka Parah di Kepala

Selain itu, akses jalan di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri menuju Dusun III dan Desa Pagaran Honas tertutup material kayu yang terbawa arus banjir.

Jembatan Aramco Hancur

Banjir deras juga menghancurkan Jembatan Aramco di Desa Aloban dan Bair, Kecamatan Tapian Nauli. Jembatan yang baru selesai dibangun oleh TNI Angkatan Darat tersebut kembali putus sehingga akses antar desa terisolasi.

“Sebagian warga masih mengungsi di GOR Pandan, puskesmas, dan sekolah,” kata Masinton.

Pemerintah daerah saat ini terus melakukan penanganan darurat dan pembersihan material banjir serta longsor di sejumlah titik terdampak. (net)

Editor : Editor Satu
#Tapteng banjir #Banjir tapteng