Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Rp7 Triliun Dana Berobat Warga Sumut Mengalir ke Luar Negeri, Bobby Tantang RS Benahi Layanan

Editor Satu • Selasa, 10 Februari 2026 | 14:40 WIB
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi jajaran OPD membuka Seminar & Workshop Perumahsakitan XVI dan Medan Hospital Expo XIV 2026 di Hotel Santika Dyandra Medan, Selasa (10/2)
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi jajaran OPD membuka Seminar & Workshop Perumahsakitan XVI dan Medan Hospital Expo XIV 2026 di Hotel Santika Dyandra Medan, Selasa (10/2)

MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menantang seluruh rumah sakit di Sumut untuk berbenah dan meningkatkan kualitas layanan.

Pasalnya, setiap tahun lebih dari Rp7 triliun dana masyarakat Sumut mengalir ke luar negeri akibat tingginya angka warga yang memilih berobat ke negara lain.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat membuka Seminar & Workshop Perumahsakitan yang digelar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sumut di Ballroom Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Carrick Masih Sakti! Man United Belum Terkalahkan, West Ham Jadi Ujian Berat

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Ekosistem Rumah Sakit yang Handal dan Berkelanjutan” dan dihadiri pengelola rumah sakit, pemangku kepentingan kesehatan, serta jajaran pemerintah daerah.

“Ini adalah persaingan. Rumah sakit di Sumut harus mampu memperbaiki tata kelola dan kualitas pelayanan agar kepercayaan masyarakat kembali. Pasien harus merasa tenang dan nyaman sejak pertama kali masuk rumah sakit,” tegas Bobby.

Bobby menilai, kedekatan geografis Sumut dengan negara tetangga menjadi tantangan serius bagi rumah sakit di daerah ini.

Baca Juga: Tajam di Lyon, Agen Tegaskan Endrick Pasti Kembali ke Real Madrid

Untuk itu, Pemprov Sumut terus mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan, agar Sumut tidak hanya menjadi rujukan warga lokal, tetapi juga mampu menarik pasien mancanegara untuk berobat di Medan dan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bobby juga menanggapi isu viral terkait pencabutan status Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ia menegaskan tidak boleh ada rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan biaya.

“Program kesehatan adalah prioritas Pemprov Sumut. Saya menitipkan masyarakat saya yang datang ke rumah sakit agar dilayani dengan baik. Pelayanan yang optimal akan berdampak langsung pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” ujarnya.

Baca Juga: Menaker Tegaskan Lulusan BLK Harus 'Diantar' Hingga Dapat Kerja

Sementara itu, Ketua Umum PERSI Bambang Wibowo mendorong rumah sakit untuk mengadopsi teknologi kesehatan terbaru demi meningkatkan mutu dan keselamatan pasien.

Ia juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, termasuk pengurangan emisi karbon di sektor perumahsakitan.

“Rumah sakit bukan semata entitas bisnis, melainkan wujud kemanusiaan. Tidak boleh ada pasien yang ditolak karena alasan biaya. Kolaborasi dengan pemerintah menjadi kunci,” kata Bambang.

Senada, Ketua PERSI Wilayah Sumut Syaiful Munawar Sitompul menegaskan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem rekam medis dan manajemen rumah sakit.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Listrik Pasar Baru Panyabungan Dilaporkan ke Kejagung

Menurutnya, PERSI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program Universal Health Coverage (UHC) di Sumut.

Rangkaian kegiatan ini juga diramaikan dengan Medan Hospital Expo yang digelar selama dua hari. Usai peresmian, Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau sejumlah stan yang menampilkan inovasi dan teknologi kesehatan terkini. (H14/DIS)

Editor : Editor Satu
#berobat ke luar negeri #Gubernur Sumut Bobby Nasution