DELISERDANG, METRODAILY – Jalan provinsi di Desa Sepinggan, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, yang menjadi jalur penghubung Deliserdang–Serdang Bedagai (Sergai)–Simalungun, terancam putus total akibat longsor.
Kerusakan ini memicu kekhawatiran serius karena mengancam keselamatan pengguna jalan dan menghambat aktivitas ekonomi lintas wilayah.
Wakil Ketua DPRD Deliserdang Agustiawan Saragih mendesak Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution segera mengambil langkah cepat untuk menangani kondisi jalan tersebut.
“Jalan provinsi ini merupakan jalur vital penghubung tiga kabupaten. Jika dibiarkan, dampaknya sangat besar terhadap mobilitas masyarakat dan perekonomian,” ujar Agustiawan kepada wartawan, kemarin.
Agustiawan menjelaskan, longsor telah menggerus hampir separuh badan jalan, terutama di titik tikungan yang rawan kecelakaan, khususnya bagi kendaraan roda empat dan angkutan barang.
“Kondisinya sangat berbahaya, apalagi pada malam hari. Jalan menyempit dan berada di tikungan, risiko kecelakaan sangat tinggi,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Deliserdang itu.
Ia menegaskan, jalur tersebut tidak hanya menjadi akses harian warga, tetapi juga jalur distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas ekonomi antarwilayah.
Jika tidak segera ditangani, gangguan sosial dan ekonomi masyarakat dipastikan akan semakin meluas.
Karena itu, Agustiawan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat, sekaligus menyiapkan perbaikan permanen.
“Kami berharap Gubernur Sumut segera menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat. Jalan ini harus segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian bisa kembali normal,” tegasnya.
Hingga kini, warga sekitar berharap adanya langkah cepat dari pemerintah provinsi untuk mencegah kerusakan bertambah parah dan menghindari potensi putusnya akses antar kabupaten tersebut. (mbc)
Editor : Editor Satu