ASAHAN, METRODAILY - Kepala Desa Tanjung Alam melalui Sekretaris Desa, Arigus berbelit-belit saat dikonfirmasi terkait keluhan sejumlah warga di Dusun 4 tentang bau menyengat yang berasal dari kandang dan tempat pemotongan bebek milik salah seorang warga setempat.
"Sepengetahuan saya, tidak ada keluhan yang dialami sejumlah warga di Dusun 4 itu bang. Teringatnya, abang dapat informasi tersebut dari mana dan siapa namanya," jelasnya saat dikonfirmasi di kantor Desa Tanjung Alam, Senin (12/1) lalu.
Saat dijelaskan oleh wartawan media ini, jawaban yang diutarakan oleh Sekretaris Desa Tanjung Alam tersebut seketika langsung berubah.
"Oh iya bang, rupanya informasi tersebut benar bang. Sepengetahuan saya, persoalan tersebut sudah selesai kok bang. Karena pemilik kandang bebek sudah memindahkan aktivitas pemotongan bebek itu ke lokasi lain," ucapnya kembali.
Ia terkesan enggan berkomentar banyak saat diberikan informasi jika pemilik kandang masih tetap melakukan aktivitas di lokasi yang dikeluhkan oleh sejumlah warga di Dusun 4 tersebut.
"Kalau masalah itu, saya kurang paham bang, jika informasi yang abang sampaikan ini benar, maka, itu urusan Kepala Dusun 4 ya bang," tegasnya.
Sementara itu, pemilik kandang dan tempat pemotongan bebek berinisial D Simbolon belum dapat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.
Sebelumnya, sejumlah warga di Dusun 4 Desa Tanjung Alam mengaku keberatan dengan keberadaan kandang dan tempat pemotongan bebek milik warga setempat berinisial D Simbolon.
Mereka menilai, keberadaan kandang dan tempat pemotongan bebek tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar.(ded)