MEDAN, METRODAILY – Dua kantor pos di wilayah bencana—Langsa (Aceh) dan Sibolga (Sumut)—mengalami gangguan operasional akibat banjir dan longsor.
Plt Dirut PT Pos Indonesia, Haris, menyebut kondisi tersebut memaksa perubahan jalur distribusi logistik untuk menjaga kelancaran pengiriman.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi percepatan pemulihan telekomunikasi yang dipimpin Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Viada Hafid, di Balai Monitoring Medan, Senin (1/12/2025).
Jalur Distribusi Dialihkan
- Aceh: distribusi dialihkan menjadi rute Banda Aceh – Lhokseumawe – Langsa.
- Sumbar: jalur Padangpanjang – Bukittinggi – Payakumbuh dialihkan melalui Pekanbaru karena akses utama terputus.
Haris memastikan PT Pos tetap menjaga ritme logistik terutama pengiriman bantuan dan layanan publik lainnya.
Salah satunya melalui aktivasi Pos Indonesia Peduli Bencana, yaitu pengiriman bantuan gratis dari kantor pos Jakarta, Bandung, dan Surabaya menuju seluruh wilayah terdampak.
PT Pos juga mulai kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada keluarga terdampak yang kini masih berada di pengungsian.
Media Center Dibuka di Tiga Provinsi untuk Jurnalis
Untuk memastikan arus informasi publik tetap stabil, Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Viada Hafid, mengatakan pemerintah bersama operator membuka media center berakses internet kuat di tiga provinsi terdampak:
- Sumatera Utara: Gedung Warga
- Aceh: Aula Sekretariat Daerah
- Sumatera Barat: Aula Kantor Gubernur
Media center ini berfungsi sebagai ruang kerja jurnalis, pusat rilis resmi, dan titik koordinasi informasi penanganan bencana. (Mea)
Editor : Editor Satu