Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

1.902 KK Terendam Banjir di Tapteng, Puluhan Warga Mengungsi

Editor Satu • Rabu, 26 November 2025 | 14:15 WIB
Warga dan petugas BPBD mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir di Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah.
Warga dan petugas BPBD mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir di Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah.

TAPTENG, METRODAILY — Banjir besar kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat 1.902 kepala keluarga (KK) terdampak banjir akibat hujan lebat berintensitas tinggi yang mengguyur sejak 17–22 November 2025.

Dalam laporan resmi yang diterima di Medan, Senin (24/11/2025), banjir merendam tujuh kecamatan. Kecamatan Kolang menjadi yang paling parah, dengan 1.261 KK terdampak yang tersebar di dua desa.

Disusul Kecamatan Sarudik dengan 338 KK di dua kelurahan, kemudian Kecamatan Pandan sebanyak 150 KK. Tiga wilayah lain juga mengalami dampak banjir, yakni:

Baca Juga: Longsor Timbun Jalan Taput, Akses ke Tapteng Putus, Satu Warga Luka

Secara total, delapan kelurahan dan lima desa terdampak banjir di wilayah Tapteng.

Puluhan Warga Mengungsi

Meski tidak ada korban jiwa, sebanyak 45 jiwa dari 10 KK harus mengungsi karena rumah mereka terendam parah dan dinilai tidak aman jika tetap ditempati.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menegaskan bahwa data yang masuk masih bersifat sementara dan bisa bertambah sewaktu-waktu.

“Pemerintah setempat telah melakukan koordinasi dan asesmen ke lokasi terdampak, serta mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman,” ujarnya di Medan.

Baca Juga: Ibu dan Tiga Anaknya Tewas Tertimbun Longsor di Sitahuis, Rumah Hancur Saat Dini Hari

Tim BPBD, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa melakukan berbagai langkah darurat mulai dari evakuasi warga, pendataan kebutuhan, hingga distribusi bantuan awal. Proses asesmen masih berlangsung di semua titik terdampak untuk memastikan bantuan tepat sasaran. (net)

Editor : Editor Satu
#banjir di tapteng