TANJUNGBALAI, METRODAILY - Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu merupakan salah satu layanan kesehatan berbasis masyarakat yang berperan penting dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak.
Akan tetapi, keberadaan Posyandu saat ini tidak hanya identik dengan anak dan ibu, alat timbangan bayi dan balita serta makanan tambahan bergizi.
Saat ini posyandu sudah menerapkan format Enam (6) Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina mengatakan standar pelayanan minimal ini merupakan ikhtiar menindaklanjuti program pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan akhirnya dilaksanakan di Pemerintah Kota Tanjungbalai.
Pemko Tanjungbalai berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan 6 (enam) bidang SPM ini. Pelayanan dasar tidak dapat berjalan sendiri; keberhasilan bidang kesehatan harus didukung oleh bidang pendidikan yang mencerdaskan, bidang sosial yang melindungi kelompok rentan, bidang pekerjaan umum dan perumahan yang menjamin lingkungan sehat, serta bidang trantibumlinmas yang menjaga keamanan masyarakat.
“Keenam bidang ini menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Di sinilah peran posyandu sebagai wadah pelayanan terpadu sangat penting bukan hanya tempat penimbangan dan imunisasi, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat yang menyentuh seluruh aspek kehidupan warga,”
“Dari sini lahir anak-anak yang sehat, cerdas, dan kuat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sejahtera. karena itu, keberadaan Posyandu Dahlia hari ini bukan hanya simbol pelayanan kesehatan, tetapi juga contoh nyata bersinerginya unsur pelayanan publik di satu titik terdekat dari masyarakat”, ujar Muhammad Fadly usai launching Posyandu 6 SPM Kota Tanjungbalai di Posyandu Dahlia, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.
“Program ini merupakan salah satu upaya kita untuk mewujudkan masyarakat Tanjungbalai yang sehat, produktif, dan sejahtera. tentunya keberhasilan ini tidak dapat tercapai tanpa dukungan dan peran aktif dari kader posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, dan seluruh masyarakat. Kepada seluruh kader posyandu, saya sampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya. kader adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang dengan penuh keikhlasan memberikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membantu sesama. tanpa peran kader, pelaksanaan pelayanan dasar tidak akan berjalan optimal,” lanjut Muhammad Fadly.
Lebih lanjut Muhammad Fadly menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kelurahan Pasar baru, mari kita hidupkan kembali semangat gotong royong dalam mendukung posyandu. datanglah secara rutin, manfaatkan setiap pelayanan yang tersedia, karena di posyandu kini telah hadir pelayanan publik dari 6 (enam) bidang standar pelayanan minimal (SPM): kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan ketertiban umum.
Dengan sinergi lintas bidang ini, posyandu bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi pusat pelayanan masyarakat menuju keluarga sehat, cerdas, dan sejahtera dan mendapatkan haknya atas pelayanan publik yang minimal, merata, dan berkualitas.
Selain itu, Muhammad Fadly menginformasikan dalam kegiatan launching tersebut Pemko Tanjungbalai juga membuka stan-stan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan dari mulai bidang pendidikan, kesehatan, hingga lapangan pekerjaan.
Soft Launching Posyandu Kota Tanjungbalai yang dilaksanakan hari ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan dasar bagi masyarakat. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Ia juga mengatakan melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga, Posyandu hadir sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
“Sampai saat ini posyandu kita alhamdulillah sudah boleh dikatakan ideal, tinggal bagaimana kita meningkatkan posyandu yang ada benar-benar bisa optimal, khususnya terkait dengan standar layanan minimal yang tadi ini kita launching,” tambah Wakil Wali Kota Tanjungbalai
Ia juga berpesan untuk terus meningkatkan semangat melayani dengan hati yang tulus dan sabar. Perkuat kerja sama dengan tenaga kesehatan, kelurahan, dan masyarakat. Gunakan posyandu sebagai ruang edukasi dan pemberdayaan, bukan hanya pelayanan kesehatan. Serta Jadikan posyandu dahlia ini sebagai model perubahan positif, tempat masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik.(gia)
Editor : Metro-Esa