Jalan milik pemerintah provinsi yang berada di Desa Nenas Siam, Kecamatan Medang Deras tersebut bakal dihubungkan menggunakan box culvert.
Anggota DPRD Sumut, Ahmad Hadian, menyampaikan perkembangan atau respon dari Pemprov Sumut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, yang sebelumnya ia suarakan untuk meneruskan aspirasi masyarakat setempat.
"Alhamdulillah koordinasi kita sudah direspons pihak (pemerintah) provinsi. Semalam sore sudah sampai lokasi box culvert untuk menyambung jalan yang putus di Nenas Siam," kata sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumut itu kepada wartawan, Kamis (2/11/2023).
Dalam video yang dikirim Kang Hadian, sapaan akrabnya, terlihat truk membawa dua box culvert ke lokasi. Warga terlihat beramai-ramai melihat proses perbaikan jalan yang terputus tersebut.
Untuk diketahui, lokasi jalan terputus itu tepatnya di Desa Nenas Siam, Medang Deras, Batu Bara. Terdapat 2 titik jalan yang terputus akibat banjir yang tiap tahun terjadi itu.
"Saya ditelepon warga untuk datang meninjau lokasi jalan provinsi (Susur Pantai Batu Bara) di bilangan Desa Nenas Siam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara putus total tergerus arus banjir dari darat. Banjir ini setiap tahun terjadi namun kali ini hingga memutuskan ruas jalan ini (2 titik)," kata Hadian, Rabu 1 November kemarin.
"Perbaikan ini harus dilakukan secara serius dan komprehensif agar situasi seperti tidak terus berulang setiap tahun terlebih karena saat ini Pemprovsu sedang membangun hotmix ruas jalan ini yg merupakan bagian dari proyek multi years Rp 2,7 triliun. Jika penanganan banjir ini tidak komprehensif maka hotmix itu pun akan mubazir," sambung legislator asal dapil Batu Bara, Asahan, dan Tanjung Balai tersebut.
Hadian mengungkapkan butuh dana besar untuk penanganan komprehensif tersebut. Namun menurutnya Pemprov Sumut dapat meminta bantuan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) sebagai perpanjangan Kementerian PUPR. (*) Editor : Prans Metro