alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Imlek di Sibolga, Pertunjukan Barongsai Ditiadakan

iklan-usi

SIBOLGA, METRODAILY – Perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek tahun 2022 di Kota Sibolga dipastikan tidak akan menampilkan atraksi barongsai sebagaimana tahun-tahun sebelum terjadinya Pandemi Covid-19.

Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja melalui Kasi Humas AKP Ramadhansyah Sormin mengatakan, hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama dalam rapat kordinasi bersama instansi terkait dan tokoh Agama Budha perihal rencana pengamanan Hari Raya Imlek 2537 Tahun 2022 di Sibolga. “Rapat itu dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja pada hari Sabtu (29/1) kemarin sekira pukul 09.00 WIB di ruang Lobi Sarja Arya Racana Polres Sibolga,” jelas Sormin.

Menurut Sormin, untuk tahun ini kegiatan ibadah Imlek hanya berupa kebaktian biasa dan untuk sementara kegiatan Barongsai ditiadakan guna menghindari terjadinya kerumunan warga. “Rencananya jika diperkenankan, pada tanggal 05 Februari HTT akan membuat hiburan seperti pertemuan anggota HTT (jumlah peserta dibatasi) untuk makan bersama yang dilaksanakan di lantai 2 Gedung HTT Sibolga,” jelas Sormin.

Selain itu, katanya lagi, kebaktian Vihara juga hanya dilaksanakan pada pagi hari saja dan jumlah ummat dibatasi, dan sebagian ummat mengikuti ibadah melalui Zoom Meeting. “Sementara puncak terakhir perayaan Imlek yaitu pada tanggal 15 Februari 2022 Cap Go Me,” ujarnya.

Terkait pengamanan, sambungnya, Polres Sibolga akan mendirikan satu Pos Pengamanan di depan Vihara Avalokitesvara, dimana untuk sistem pengamanannya akan melibatkan unsur terkait yaitu TNI AD, Polres Sibolga, Dishub, Satpol PP dan Dinkes Sibolga. “Polri akan menyiapkan  33 personil yang pengamanannya bersifat mobile dengan mekanismenya yaitu sterilisasi dan patroli tempat ibadah,” beber Sormin.

Baca Juga :  Spanduk ‘Bupati Simalungun Hilang’ Dipasang di Raya

Dia merinci, personil yang akan dilibatkan pada Pos Pengamanan yakni dari Polri sebanyak 4 orang, TNI AD sebanyak  2 orang, Satpol PP  sebanyak  4 orang, Dishub sebanyak 4 orang, dan BPBD sebanyak 4 orang dengan total kekuatan sebanyak 18 orang. “Pada perayaan Hari Raya Imlek 2022 di Kota Sibolga, diharapkan agar tetap mematuhi Prokes dan tidak ada dilakukan kegiatan barongsai sesuai kesepakatan dikarenakan dapat mengundang kerumunan massa sehingga sangat rawan terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan,” tegasnya seraya menambahkan ibadah sembahyang yang dilaksanakan pada tanggal 01 Februari 2022 ada di delapan lokasi Vihara/Cetya yang ada di Kota Sibolga.

Adapun yang hadir dalam pertemuan itu diantaranya, Danramil Sibolga Mayor Inf A Saruksuk, Kasi Humas AKP R Sormin, KBO Intel Iptu Martua Sinaga, Kabid Lalu Lintas Dinas Pehubungan Sibolga Arwan Silitonga, Ketua HTT Sibolga Andre Parlinggoman alias Alok, Ketua Majelis Budhayana Sibolga/Pengurus Vihara Avalokitesvara Romo Margono, Kepala Sekolah SMA Tri Ratna Sibolga Mestika Nauli, Pengurus Cetya Sakyamuni JalanMerpati Muktar Edi, Pengurus Cetya Avalokitesvara Matreya Jalan Patuan Anggi Salim Aguam. (ril/rb)

SIBOLGA, METRODAILY – Perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek tahun 2022 di Kota Sibolga dipastikan tidak akan menampilkan atraksi barongsai sebagaimana tahun-tahun sebelum terjadinya Pandemi Covid-19.

Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja melalui Kasi Humas AKP Ramadhansyah Sormin mengatakan, hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama dalam rapat kordinasi bersama instansi terkait dan tokoh Agama Budha perihal rencana pengamanan Hari Raya Imlek 2537 Tahun 2022 di Sibolga. “Rapat itu dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja pada hari Sabtu (29/1) kemarin sekira pukul 09.00 WIB di ruang Lobi Sarja Arya Racana Polres Sibolga,” jelas Sormin.

Menurut Sormin, untuk tahun ini kegiatan ibadah Imlek hanya berupa kebaktian biasa dan untuk sementara kegiatan Barongsai ditiadakan guna menghindari terjadinya kerumunan warga. “Rencananya jika diperkenankan, pada tanggal 05 Februari HTT akan membuat hiburan seperti pertemuan anggota HTT (jumlah peserta dibatasi) untuk makan bersama yang dilaksanakan di lantai 2 Gedung HTT Sibolga,” jelas Sormin.

Selain itu, katanya lagi, kebaktian Vihara juga hanya dilaksanakan pada pagi hari saja dan jumlah ummat dibatasi, dan sebagian ummat mengikuti ibadah melalui Zoom Meeting. “Sementara puncak terakhir perayaan Imlek yaitu pada tanggal 15 Februari 2022 Cap Go Me,” ujarnya.

Terkait pengamanan, sambungnya, Polres Sibolga akan mendirikan satu Pos Pengamanan di depan Vihara Avalokitesvara, dimana untuk sistem pengamanannya akan melibatkan unsur terkait yaitu TNI AD, Polres Sibolga, Dishub, Satpol PP dan Dinkes Sibolga. “Polri akan menyiapkan  33 personil yang pengamanannya bersifat mobile dengan mekanismenya yaitu sterilisasi dan patroli tempat ibadah,” beber Sormin.

Baca Juga :  Pemkab Asahan Gelar Tabligh Akbar

Dia merinci, personil yang akan dilibatkan pada Pos Pengamanan yakni dari Polri sebanyak 4 orang, TNI AD sebanyak  2 orang, Satpol PP  sebanyak  4 orang, Dishub sebanyak 4 orang, dan BPBD sebanyak 4 orang dengan total kekuatan sebanyak 18 orang. “Pada perayaan Hari Raya Imlek 2022 di Kota Sibolga, diharapkan agar tetap mematuhi Prokes dan tidak ada dilakukan kegiatan barongsai sesuai kesepakatan dikarenakan dapat mengundang kerumunan massa sehingga sangat rawan terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan,” tegasnya seraya menambahkan ibadah sembahyang yang dilaksanakan pada tanggal 01 Februari 2022 ada di delapan lokasi Vihara/Cetya yang ada di Kota Sibolga.

Adapun yang hadir dalam pertemuan itu diantaranya, Danramil Sibolga Mayor Inf A Saruksuk, Kasi Humas AKP R Sormin, KBO Intel Iptu Martua Sinaga, Kabid Lalu Lintas Dinas Pehubungan Sibolga Arwan Silitonga, Ketua HTT Sibolga Andre Parlinggoman alias Alok, Ketua Majelis Budhayana Sibolga/Pengurus Vihara Avalokitesvara Romo Margono, Kepala Sekolah SMA Tri Ratna Sibolga Mestika Nauli, Pengurus Cetya Sakyamuni JalanMerpati Muktar Edi, Pengurus Cetya Avalokitesvara Matreya Jalan Patuan Anggi Salim Aguam. (ril/rb)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/